Wujudkan PAUD Holistik Integratif, Dindik Teken MoU Dengan 4 OPD

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon teken nota kesepahaman (MoU) bersama 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membangun tata kelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)....

MoU Dindik bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) itu sebagai langkah mewujudkan generasi emas di dunia pendidikan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif.

Kepala Dindik Cilegon, Ismatullah mengatakan, langkah tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhi Holistik Integratifnya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak.

Dimana, PAUD Holistik Integratif adalah penanganan anak usia dini secara utuh menyeluruh yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat.

“Karena PAUD holistik itu memperhatikan tentang pola pengasuhan, gizi, juga pendataan, jadi perlu Disdukcapil. Bila anak tersebut kurang mampu dengan Dinsos, sehingga pendidikan dapat berjalan dengan sempurna dengan melakukan kerjasama,” kata Ismat usai penandatangan kesepakatan bersama tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistic Integratif disalah satu hotel di Cilegon, Senin (5/4/2021).

Ismat mengungkapkan, untuk mewujudkan hal tesebut, perlu perhatian khusus dalam hal pengelolaan. Sehingga dengan adanya integrasi bersama empat OPD dalam menyusun kebijakan, program tersebut akan terlaksana dengan baik.

“Ini merupakan sejarah baru di Kota Cilegon, karena sejak berdiri, belum pernah pengelolaan PAUD melibatkan beberapa OPD,” ungkapnya.

Ismat menyebutkan, di Cilegon telah berdiri kurang lebih sebanyak 167 PAUD yang melibatkan 1.551 tenaga pendidik. Dimana hal tersebut dirasa kurang cukup dalam mensosialisasikan pentingnya pendidikan bagi anak usia dini.

“Dengan jumlah itu kita memiliki armada untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) PAUD di Kota Cilegon yang saat ini masih di angka 48 persen. Artinya masih ada 52 persen yang masih belum bersekolah di PAUD atau Raudhatul Athfal (RA),” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengapresiasi langkah Dindik dalam upaya mewujudkan generasi emas di dunia pendidikan di Kota Cilegon.

“Kami berdoa mudah-mudahan ini tidak ceremonial akan tetapi sebagai aktualisasi ke depan orang-orang Cilegon dengan dibina sejak dini sampai dengan hari ini mudah-mudahan menjadi generasi emas,” ujarnya.

Penulis : Maulana Abdul Haq
Editor : Zainal Mutakin

Categories
Pendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: