WH Minta Paslon Langgar Prokes Ditindak Tegas

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) meminta kepada penyelenggara Pilkada untuk menindak tegas kandidat atau pasangan calon (Paslon) yang melanggar protokol kesehatan (Prokes)....

Hal tersebut diungkapkan WH saat menggelar Rapat Evaluasi Tahapan Pelaksanaan Pilkada Cilegon di Ruang Rapat Walikota Cilegon bersama Walikota Cilegon, Edi Ariadi, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten dan Forkopimda Cilegon, Rabu (30/9/2020).

WH mengatakan, aktivitas politik yang tidak sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus dilarang dan ditindak secara tegas.

“Saya minta ke Pak Wakapolda (Wakapolda Banten, Brigjen Pol Wirdhan) untuk menindak kandidat yang melanggar protokol, bisa dijadikan terdakwa seperti di Kota Tegal,” katanya.

Rapat yang juga dihadiri Danrem 064 Maulana Yusuf, Brigjen TNI, Gumuruh Winardjatmiko, dan Wakapolda Banten, Brigjen Pol Wirdhan tersebut, dilakukan untuk mematangkan kesiapan penyelenggara Pilwalkot Cilegon 2020.

Dalam Rapat tersebut, WH memberikan perhatian khusus, Ia meminta kepada penyelenggara baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Cilegon, mewaspadai penularan Virus Corona akibat aktivitas politik ditengah pandemi.

“Penekanan kita rapat kali ini terkait Pilkada di tengah pandemi agar tetap aman tidak menjadi klaster baru korona,” kata WH ditemui di Kantor Walikota Cilegon.

WH meminta KPU dan Bawaslu untuk selalu mengingatkan prokes kepada para  kandidat. Ia menekankan, jika ada kandidat yang melanggar prokes, penyelenggara tidak segan untuk memindaknya.

WH juga meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas paslon walikota yang mengabaikan prokes.

“Kita sudah mendengar dari Pak Walikota (Walikota Cilegon Edi Ariadi), Forkopimda Kota Cilegon, KPU dan Bawaslu, saat ini tahapan berjalan lancar dan aman,” tuturnya.

Selain itu, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjadi perhatian WH, dimana dalam hal ini Pemkot Cilegon berkomitmen untuk netral.

“Kami lihat komitmen Pemkot Cilegon untuk netralitas ASN,” ucapnya.

Ditemui ditempat yang sama, Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengapresiasi KPU Kota Cilegon dan Bawaslu Kota Cilegon yang telah membuat aturan terkait protokol kesehatan untuk kampanye.

Edi meminta kepada seluruh kandidat yang akan maju dalam kontestasi politik Pilkada Cilegon untuk bersama-sama komitmen mematuhi prokes yang telah ditetapkan.

“Pencegahan penyeberan virus korona juga harus dilakukan para calon,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan netralitas ASN, Edi mengklaim jika Pemkot Cilegon telah berkomitmen menjaga netralitas tersebut. Dalam setiap kali kesempatan, dirinya selalu mengingatkan ASN untuk tetap netral.

“Kalau ada yang melanggar itu ranah Bawaslu, kita serahkan sepenuhnya ke Bawaslu,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
CilegonPolitik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: