Waspada Corona, Karyawan POSCO Dilarang Jabat Tangan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Berita terkait kasus suspect Virus Corona yang dikabarkan menyerang warga Depok, Jawa Barat langsung viral....
Ilustrasi waspada virus corona
ILUSTRASI: Waspada virus corona/beritakarya.co.id

Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan langsung mengeluarkan Surat Edaran terkait kewaspadaan Virus Corona. Dinkes Cilegon pun langsung bertindak dengan menyebarkan Surat Edaran perihal Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Virus Corona.

Pada bagian lain, di lingkungan industri tingkat kewaspadaannya cukup tinggi, bahkan sampai ada larangan jabat tangan antar karyawan.

Larangan jabat tangan salah satunya diberlakukan di PT Krakatau Posco (KP). Tidak hanya larangan berjabat tangan, seluruh karyawan di perusahaan baja patungan ini, diwajibkan menggunakan masker.

Corporate Secretary PT KP, Wisnu Kuncara saat dihubungi melalui telepon genggam, Senin (2/3/2020) malam menjelaskan, cara jabat tangan tidak layaknya jabat tangan, tetapi mempertemukan kepalan tangan atau sikut, hal ini sebagai salah satu upaya untuk pencegahan corona.

“Disamping itu perusahaan menyediakan banyak lokasi hand sanitizer, meminta karyawan untuk rajin cuci tangan dengan sabun, bekerja menggunakn masker, menunda program perjalanan dinas ke luar negeri, memeriksa tamu datang dengan deteksi suhu badan dan tentunya himbauan untuk selalu menjalani pola hidup sehat,” terangnya.

Ia menambahkan, hak itu diberlakukan tidak hanya buruh di pabrik, karyawan di kantoran pun wajib menggunakan masker.

Menurut Wisnu, hal tersebut diberlakukan setelah pemerintah menetapkan waspada Virus Corona. Protap itu ditetapkan oleh bagian safety PT KP.

“Ini sudah lama diberlakukan di PT KP, semenjak pemerintah menetapkan waspada penyebaran Virus Corona,” ujarnya.

Selain itu, ada kebijakan-kebijakan lain yang telah dilakukan manajemen PT KP. Ini pun didukung oleh inisiatif dari Korea Selatan, terkait aktivitas perjalanan warga ekspatriat asal Korea Selatan ke Indonesia.

“Di Korea Selatan pun sudah ada larangan untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Biasanya kan memang ada tenaga ahli didatangkan dari Posco untuk melakuan perawatan. Nah dalam kurun waktu ini, ditunda dulu kedatangan mereka,” tuturnya.

Sementara di Pelabuhan Cigading, manajemen PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) belum merespons adanya perkembangan Virus Corona di Depok. Direktur Utama PT KBS, Alugoro Mulyo Wahudi mengatakan, pihaknya masih fokus pada penanganan di perairan.

“Kalau kami masih fokus pada protap ABK dari kapal asing. Itu kan harus di karantina dulu di perairan, sebelum merapat di pelabuhan,” katanya.

Pada bagian lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon dr Arriadna, mengimbau agar masyarakat tidak panik. Ia meminta masyarakat menjaga kesehatan tubuh, juga mengedepankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Saya harap masyarakat jangan panik, sebab pasien suspek corona ini sudah dikarantina di RSPI (Rumah Sakit Penyakit Infeksi) Prof . Dr. Sulianti Saroso, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Saya juga imbau agar warga mengedepankan germas, serta membiasakan cuci tangan pakai sabun. Cuci tangannya di air mengalir ya, jangan di kobokan,” ujarnya.

Iffan Gondrong

Categories
Kesehatan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: