Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Sokhidin Ajak Warga Komplek Gunakan Hak Pilih

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Partisipasi pemilih di lingkungan komplek perumahan dinilai masih minim pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)....

Hal itu tampak dalam setiap perhelatan Pilkada di Kota Cilegon, dimana dari total jumlah pemilih, tidak sampai 50 persen yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

Dengan minimnya pemilih di komplek perumahan tersebut, Calon Wakil Walikota Cilegon, Sokhidin mengajak masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dengan datang ke TPS pada Pilkada Cilegon 9 Desember mendatang.

Sokhidin yang diusung oleh Partai Gerindra, Golkar, Nasdem dan PKB itu mengungkapkan, masyarakat yang tinggal di komplek perumahan merupakan pemilih rasional yang dapat berubah pilihan sesuai dengan ide atau gagasan tertentu (Swing Voters).

“Kami menargetkan di perumahan ini diatas 60 persen, yang biasanya memang agak rendah,” kata Sokhidin usai menghadiri kegiatan relawan di Komplek PCI Blok D2, Kecamatan Cibeber, Senin (3/11/2020).

Sokhidin mengatakan, masyarakat yang tinggal di komplek perumahan berbeda dengan yang tinggal di perkampungan.

Pasalnya, mereka yang berada di komplek perumahan cenderung merasa dalam zona nyaman yang terkadang tidak begitu mempedulikan kebijakan pemerintah.

Namun demikian, dengan visi misi dan program yang dimiliki PAS untuk mewujudkan ‘Sukses Cilegon Tak Boleh Henti’, Sokhidin yakin mereka akan turut andil dalam memilih pemimpin pada Pilkada Cilegon.

“Kami berusaha untuk merangkul mereka, kan karakternya berbeda antara masyarakat perkampungan dan perumahan,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Ketua Satker PAS, Johan Singandaru, terkait dengan minimnya partisipasi pemilih di komplek perumahan.

Namun demikian, dirinya yakin melalui relawan yang dibentuk mampu meningkatkan partisipasi masyarakat yang heterogen di komplek perumahan.

“Relawan ini Insya Allah nanti akan menggiring masyarakat untuk ke TPS untuk meningkatkan partisipasi itu,” katanya.

Dengan terus melakukan pendekatan secara personal dan persuasif, Johan meyakini pemilih yang memiliki karakteristik berbeda itu akan menjatuhkan pilihannya kepada PAS pada Pilkada Cilegon 9 Desember mendatang.

“Kami terus melakukan pendekatan personal, karena memang karakteristik pemilih di perumahan itu beda sendiri, dia tidak mau di interpensi hak pilihnya. Namun kami yakin dengan visi misi serta program yang dimiliki PAS akan mampu menarik hati masyarakat,” ujarnya.

Zainal Mutakin

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: