Tak Pro Petani, Mahasiswa Tutup Plang Kantor Walikota Dengan Spanduk

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sebut Pemkot Cilegon tidak pro terhadap petani....

Hal itu disampaikan GMNI Cilegon saat menggelar aksi teatrikal memperingati Hari Tani Nasional di depan kantor Walikota Cilegon, Jumat (24/9/2021).

Kordinator lapangan (Korlap) aksi GMNI Cilegon Fikri mengatakan, Pemkot Cilegon pada kepemimpinan Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta belum berpihak kepada petani.

“Yang saya lihat, belum ada tindakan terhadap petani, karena masih banyak petani yang tidak sejahtera di Cilegon,” katanya.

Selain mengadakan aksi teatrikal, GMNI juga menutup plang nama Kantor Walikota Cilegon dengan spanduk bertulis “Petani butuh lahan bukan proyekan”.

Fikri juga menyebutkan, lahan pertanian di Cilegon makin menipis lantaran terus berkembangnya industri dan lahan komersil perumahan.

“Alih fungsi lahan dan peluang dalam aspek pertanian Kota Cilegon sangat mengkhawatirkan dan mengancam nasib petani,” ujarnya.

Dimana menurut Fikri, berdasarkan data BPN (Badan Pertanahan Nasional) pada tahun 2018 mencatat lahan produktif di Kota Cilegon seluas 1.715,15 Hektare.

Sedangkan, lanjut dia, berdasarkan data terbaru menurut Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon tahun ini tersisa seluas sekitar 1.500 hektar.

“Artinya terus menyusut. Alih lahan produktif yang digantikan industri dan perumahan mengikis semangat reforma agraria yang digelorakan bung karno menjadi padam,” tuturnya.

Untuk itu GMNI menuntut kepada Pemkot Cilegon agar:

  1. Alih Fungsi Lahan produktif dihentikan.
  2. Menjalankan semangat reforma agraria di Kota Cilegon.
  3. Mendesak pemerintah patuh terhadap Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 5 Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
  4. Memperhatikan nasib ketahanan pangan dimasa depan.
  5. Mempertanyakan pemerintah terkait pembangun irigasi air terhadap lahan pertanian produktif.

“Pemkot harus lebih memperhatikan, terutama lahan untuk petani, karena kita kan memikirkan jangka panjang,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: