Sudah 2.333 Orang Melamar CPNS Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Sejak diumumkan penerimaan tes CPNS pada 11 November lalu, tercatat sudah 2.333 pelamar yang mengisi formulir CPNS 2019.

PmDari ribuan pelamar tersebut, hingga Selasa (19/11/2019) tim verifikasi CPNS 2019 telah memverifikasi 1.140 pelamar.

Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai (P3KP) pada BKPP Kota Cilegon, Riezka Budi Mustika mengatakan, sejak dibukanya lowongan CPNS, banyak sekali pelamar yang telah mengupload berkas persyaratan.

Lucunya, ada saja pelamar yang menggunakan berbagai cara agar lolos seleksi administrasi.

“Dari 1.140 pelamar yang sudah diverifikasi, ada saja pelamar yang akal-akalan agar bisa lolos seleksi administrasi,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/11/2019).

Menurut Budi, rata-rata pelamar yang bermasalah dengan nilai IPK, tidak mengupload secara utuh transkrip nilai akademik. Diketahui, syarat minimal untuk ikut serta dalam seleksi CPNS adalah IPK 2,6.

“Rata-rata pelamar yang akal-akalan itu, tidak mengupload seluruh lembar transkrip nilai. Setelah dipanggil orangnya untuk memperlihatkan dokumen asli, ternyata IPK-nya 2,4. Itu kan di bawah standar IPK untuk ikut tes CPNS,” ujarnya.

Untungnya, belum ada pelamar yang ditemukan memalsukan IPK-ya agar lolos seleksi administrasi.

Budi hanya mendapati banyak pelamar yang salah mengupload berkas-berkas yang dibutuhkan.

“Misalnya, ijazah yang diupload itu harus asli. Tapi banyak yang upload ijazah fotocopy terlegalisir. Biasanya, bagi pelamar yang mengupload ijazah fotocopy, kami panggil untuk segera melakukan perbaikan,” tuturnya.

Budi pun menerangkan, pendaftaran CPNS akan ditutup 24 November yang akan datang. Dilanjutkan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 16 Desember, masa sanggah, hingga pengumuman hasil masa sanggah pada 24 Desember.

“Untuk seleksi kompetensi dasar itu Februari 2020. Tapi agenda pastinya belum ada, masih menunggu arahan dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Sementara itu, Marina (26), salah satu pelamar asal Cibeber yang ditemui tengah melakukan konsultasi di BKPP Kota Cilegon, mengaku dipanggil untuk melakukan perbaikan.

“Ijazah saya yang diupload itu fotocopy terlegalisir. Padahal ke perusahan-perusahaan biasa begitu, tapi ternyata untuk tes CPNS harus asli,” katanya.

Ia mengaku kesulitan untuk mengupload ijazah asli, sebab berkas tersebut berada di Bogor.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: