Soal CFD, Pedagang Tunggu Keputusan Forkopimda Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar pertemuan dengan perwakilan pedagang Car Free Day (CFD) di Aula Setda II, Kamis (3/6/2021)....
Pertemuan Antara Pemkot Cilegon dan Pedagang CFD HPPB dan Pawon

Pertemuan antara pengelola dan perwakilan pedagang CFD yang dikelola Himpunan Persilatan Peguron Banten (HPPB) dan Paguyuban Wirausaha Cilegon (Pawon) dengan Pemkot Cilegon tersebut merupakan buntut dari aksi para pedagang yang menuntut pemerintah segera membuka kembali aktivitas berjualannya di depan Krakatau Junction.

Aktivitas berjualan pada kegiatan CFD sendiri diketahui telah ditutup sejak November 2020 lalu akibat meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Cilegon.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Cilegon yang diwakili oleh Asda II, Tb Dikrie Maulawardhana, Asda III, Dana Sujaksani, dan Plt Kepala Disperindag Cilegon, Bayu Panatagama, mendengarkan keluh kesah pedagang yang sudah selama 6 bulan tidak berjualan.

Para pedagang menuntut agar Pemkot Cilegon segera kembali membuka CFD lantaran saat ini, aktivitas berjualan seperti di pasar, mall, dan sejumlah tempat lainnya telah kembali dibuka.

Namun demikian, pedagang nampaknya harus menunggu keputusan Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) untuk membuka kembali kegiatan CFD yang digelar setiap Minggu pagi tersebut.

Asda II Cilegon, Dikrie mengatakan, hasil pertemuan dengan pengelola dan perwakilan pedagang tersebut akan dibawa ke rapat bersama Forkopimda Cilegon yang akan dilaksanakan besok.

“Keputusan ada di pimpinan (Walikota Cilegon), kita akan melapor pada pimpinan besok. Kalau disetujui CFD akan dibuka. Kalau engga tanggal 6 Juni ya tanggal 13 Juni,” kata Dikrie usai pertemuan, Kamis (3/6/2021).

Dikrie juga mengungkapkan, Pemkot Cilegon akan memberikan rekomendasi-rekomendasi terkait ketentuan selama aktivitas berjualan di masa pandemi Covid-19 kepada pedagang jika nanti CFD kembali dibuka.

“Ya, nasib mereka perlu kita pertimbangkan juga. Namun ada banyak rekomendasi yang kita berikan diantaranya penerapan prokesnya seperti apa dan penanganan limbah medisnya seperti apa,” ujarnya.

Berharap Walikota Peduli Pedagang Kecil

Di tempat yang sama, Ketua Pawon, Iim Ibrohim mengungkapkan, meskipun pedagang menginginkan CFD dapat kembali dibuka pada 6 Juni 2021, pihaknya tetap menghargai keputusan dari hasil pertemuan tersebut jika aktivitas berjualan baru dibuka pada 13 Juni 2021 mendatang.

Namun, Iim berharap hasil dari pertemuan tersebut dapat segera disepakati pada rapat Forkopimda Cilegon.

“Kita juga perlu sosialisasi untuk persiapan tanggal 13 itu. Kita akan bikin surat ke BPBD untuk assesment ulang alat-alatnya, apakah masih lengkap dan berfungsi. Intinya alhamdulillah walaupun gambarannya di Minggu depan,” ujarnya.

Hal sama disampaikan oleh pengelola CFD HPPB, Bambang Andriyanto. Pria yang akrab disapa Andri ini berterimakasih kepada Pemkot Cilegon yang telah peduli dengan nasib para pedagang yang menggantungkan perekonomiannya di kegiatan CFD.

“Apresiasi yang luar biasa untuk Pemkot yang telah mengupayakan pertemuan ini sehingga nanti menjadi masukan pada rapat Forkopimda dan kepada Walikota yang telah mau mendengar jeritan hati nurani para pedagang,” ucap Andri.

Namun jika pada rapat Forkopimda nanti CFD tidak diperbolehkan untuk dibuka, pihaknya akan kembali mengadu kepada Walikota Cilegon, Helldy Agustian.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: