SK Pengurus RW Pekuncen Dinilai Cacat Prosedur, Ini Kata Lurah Ciwedus

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Tata cara pemilihan serta penetapan Surat Keputusan (SK) Pengurus Rukun Warga (RW) 03 Lingkungan Pekuncen, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon dinilai cacat prosedur....

Arwani Marhawi, salah seorang warga RT 04/RW 03, Lingkungan Pekuncen mengatakan, setelah berakhirnya masa kepengurusan RW pada Mei 2020 lalu, pihak Kelurahan Ciwedus melaksanakan tata cara pemilihan dan menerbitkan SK kepengurusan RW dengan prosedur yang salah.

Menurut Arwani, hal tersebut cacat prosedur lantaran tidak sesuai dengan aturan dan regulasi yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cilegon Nomor 5 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan.

“Pasti, saya katakan ini menyimpang dari aturan yang ada, karena cacat prosedur,” kata Arwani kepada wartawan, Kamis (30/9/2021).

Tokoh masyarakat di Lingkungan Pekuncen itu menganggap, Lurah Ciwedus Suherman, telah keliru menggunakan regulasi dan aturan dalam Perda tersebut.

Dimana menurutnya, mekanisme serta tata cara pemilihan pengurus RW telah ditetapkan dalam Pasal 30 Perda Kota Cilegon Nomor 5 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakat Kelurahan.

“Tetapi Lurah menggunakan Pasal 26. Karena memang telah menyimpang, maka saya selaku warga menolak tentang mekanisme pemilihan Pengurus RW,” ujarnya.

Arwani juga mengatakan, Lurah Ciwedus telah gegabah dan berani menerbitkan SK definitif terhadap pengurus RW yang lama, tanpa melalui mekanisme yang benar.

Atas kekeliruan tersebut, Arwani mengaku, ia bersama warga di tiga RT yakni RT 04, RT 11 dan RT 12 di Lingkungan Pekuncen, membuat sebuah petisi tertulis yang ditujukan kepada Lurah Ciwedus tentang penolakan terhadap mekanisme pemilihan tersebut.

“Isinya menolak, tentang tata cara pemilihan pengurus RW. Saya beserta Pengurus RT telah melakukan upaya dengan cara yang baik menemui Lurah, untuk segera menyelenggarakan pemilihan pengurus RW di Lingkungan Pekuncen, tetapi tidak di respon dengan baik,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Ciwedus Suherman mengatakan, pelaksanaan dan tata cara pemilihan Pengurus RT dan RW di Kelurahan Ciwedus, seluruhnya telah melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku.

“Dari 7 RW dan 38 RT yang ada di Kelurahan Ciwedus, semuanya sama yang dikeluarkan SK kolektif semuanya, karena serentak pemilihannya,” kata Suherman melalui sambungan telepon, Kamis (30/9/2021).

Suherman memastikan, hal tersebut dapat langsung dikonfirmasi kepada pengurus di 7 RW dan 38 RT di Kelurahan Ciwedus.

“Konfirmasinya tanya ke RT dan RW yang lain dulu, gimana mekanismenya, takutnya sepihak saya ngejelasinnya,” tuturnya.

Untuk itu, Suherman menegaskan, penetapan SK kepengurusan RT dan RW di Kelurahan Ciwedus telah melalui mekanisme dan prosedur yang benar.

“Iya semua sudah sesuai mekanisme, makanya saya sampaikan, 38 RT dan 7 RW sama kok semuanya, karena masa berlakunya pun sama. Itu sudah sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku, kalau mau komplain yah pasti komplain semuanya,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: