Setelah Viral, Pejabat Cilegon Langsung Beri Bantuan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Setelah viral di berbagai pemberitaan, Pemkot Cilegon akhirnya turun tangan membantu warga yang rela mengemis untuk biaya masuk sekolah anaknya ke SMK....
VIRAL: Pejabat Cilegon ramai-ramai datangi gubung pasutri yang rela mengemis untuk biaya sekolah
VIRAL: Pejabat Cilegon ramai-ramai datangi gubung pasutri yang rela mengemis untuk biaya sekolah

Diberitakan sbelumnya, pasangan Gita Bahari (61) dan Rosdiah (36) rela mengemis di lampu merah Alun-alun Cilegon untuk biaya masuk sekolah anaknya, Suci Ajeng Pamulia (15).

Pasangan warga miskin yang berdasarkan kartu keluarga (KK) merupakan warga Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang itu kini tinggal di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta.

Sejak Rosdiah yang mengemis dengan membawa poster demi bisa mendaftarkan anaknya sekolah viral, Kepala Dindik Cilegon, Ismatullah, Lurah Masigit, Rohimin, dan Lurah Ramanuju, Amin Hidayat mendatangi kediaman Rosdiah di Ramanuju pada Selasa (18/5/2021) malam.

Lalu giliran Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta dan Anggota DPRD Cilegon, Qoidatul Sitta yang mendatangi gubuk pasangan Gita Bahari dan Rosdiah itu untuk memberi bantuan pada Rabu (19/5/2021) pagi.

“Kita perintahkan untuk bantu, dia (anak Rosdiah) pengen masuk SMK dan Pesantren. Kalau SMK secara umum sudah menjadi kewenangan provinsi, subsidi dari provinsi besar, jadi gak usah bayar, paling biaya hidup saja,” ujar Sanuji, Rabu (19/5/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengakui jika keluarga Rosdiah masuk dalam kategori warga tidak mampu, karena hanya menempati rumah kontrakan yang hanya sepetak.

Sedangkan anaknya, Suci Ajeng Mulia selama ini tinggal di rumah neneknya di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.

Sanuji menuturkan, dirinya telah memerintahkan jajarannya untuk segera mengurus adminsitrasi kependudukan keluarga tersebut agar bisa mendapat bantuan dari pemerintah.

Kendati tercatat sebagai warga Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Rosdiah dan Gita yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) karena hilang itu, kini tinggal di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta.

Selanjutnya, kata Sanuji, keluarga tersebut akan didaftarkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Cilegon sebagai keluarga penerima bantuan sosial.

“Kemudian kadindik ngobrol lebih dalam ke anaknya untuk disekolahkan di mana,” ujarnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: