Setelah Sempat Mangkir, Helldy Penuhi Panggilan Bawaslu

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Calon Walikota Cilegon, Helldy Agustian penuhi panggilan Bawaslu terkait laporan dugaan pelanggaran Pilkada dalam sebuah video yang beredar, Kamis (17/12/2020) malam....

Helldy sebelumnya dilaporkan oleh tim hukum Pasangan Ati-Sokhidin, terkait dugaan pelanggaran Pilkada dengan memberikan iming-iming uang sebesar Rp50 juta per TPS yang terekam dalam sebuah video.

Dalam video berdurasi kurang lebih 38 detik di Kelurahan Banjar Negara, Kecamatan Ciwandan pada 3 Desember 2020 tersebut, Calon Walikota Nomor Urut 4 itu, diduga menjanjikan sejumlah uang jika dirinya menang dalam kontestasi politik di Cilegon.

“Jadi ini mengklarifikasi masalah itu, jadi banyak beredar seolah-olah per TPS dikasih 50 juta, nah itu kan tidak benar,” kata Helldy usai diperiksa dan dimintai keterangan oleh Gakkumdu di Kantor Bawaslu Cilegon.

Helldy menjelaskan, dalam video tersebut, dirinya tidak pernah menjanjikan sejumlah uang kepada masyarakat untuk memengaruhi pilihannya.

Ia mengaku, itu merupakan wacana dan usulan dari tim pemenangan untuk diberikan reward kepada tim apabila ada TPS yang perolehan suaranya terbanyak.

“Menginginkan adanya reward, penghargaanlah seperti itu, jadi buat tim, itu usulan wacana untuk tim, bukan buat masyarakat, kan seperti itu,” ujarnya.

Helldy mengaku telah memberikan penjelasan dan keterangan kepada Bawaslu melalui Gakkumdu terkait dugaan pelanggaran dalam video tersebut.

Dia meyakini hal tersebut bukan merupakan pelanggaran, sebab reward itu masih berupa usulan yang muncul dari tim pemenangan.

“Intinya itu sudah kita jelaskan, itu usulan tim, dimana yang bicara juga tim, bukan saya yang bicara kan,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Cilegon, Siswandi mengatakan, Helldy sebelumnya tidak memenuhi panggilan pertama Bawaslu yang telah dijadwalkan pada Rabu 16 Desember 2020.

Sehingga, pihaknya kemudian kembali melayangkan surat panggilan kedua yang dijadwalkan pada Kamis 17 Desember 2020.

“Pemanggilan terlapor Helldy dalam dugaan video, tidak hadir dalam panggilan pertama Bawaslu Cilegon, sehingga dipanggil kembali tanggal 17 Desember,” katanya.

Reporter: Zainal Mutakin
Editor: Iffan Gondrong

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: