Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Wajib Masuk Mall

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Kebijakan penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 sebagai syarat masuk pengunjung pusat perbelanjaan atau mall selama masa PPKM mulai diterapkan di Cilegon....

Kebijakan tersebut berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Serta Keputusan Walikota Cilegon Nomor 360/Kep.196-BPBD/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Tingkat Kota Cilegon.

Pantauan BeritaKarya.co.id, Jum’at (20/8/2021) di seluruh mall di Cilegon pengunjung yang ingin masuk harus sudah menginstal aplikasi pedulilindungi. Kemudian setelah terinstal, pengunjung harus melakukan scan barcode yang telah tertempel di pintu masuk.

Kepala Operasional Ramayana Cilegon Baban Sonjaya mengatakan pihaknya telah menerapkan kebijakan tersebut sejak adanya Inmendagri dan Keputusan Walikota Cilegon Tentang PPKM Level 3 di Kota Cilegon.

“Hanya menurut Inmendagri itu kan untuk usia 12 tahun ke bawah dan usia 70 tahun ke atas dilarang masuk, jadi kita mengikuti saja,” katanya kepada BeritaKarya.co.id, Jum’at (20/8/2021).

Dikarenakan ada peraturan tersebut, Baban berharap seluruh masyarakat di Kota Cilegon sudah tervaksin sebelum berkunjung ke Ramayana Cilegon.

Namun, Baban juga menyadari bahwa ada beberapa masyarakat yang tidak bisa dilakukan vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, pihaknya menyediakan layanan pesan antar barang untuk masyarakat.

“Kaya kemarin itu ada anak umur 6 tahun sama ibu nya berkunjung ke sini, karena anaknya masih kecil dan belum bisa divaksin, kita tawarkan pilihan barang yang mau dibeli anak itu atau ibu nya yang masuk ke dalam dan anaknya menunggu di luar,” ujarnya.

Kebijakan penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 menjadi syarat masuk bagi pengunjung mall disambut baik oleh Linda (20) warga Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber usai berbelanja di Ramayana Cilegon.

Menurutnya, kebijakan tersebut cocok diterapkan di masa PPKM agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon dan masyarakat juga dapat tetap melaksanakan aktifitas ekonomi di masa pandemi.

“Saya sepakat sih dengan adanya peraturan begitu, soalnya kan Covid-19 ini lagi mewabah, jadi ini juga buat mendorong masyarakat untuk vaksin,” katanya.

Selain itu, lanjut Linda, karena sertifikat vaksin sudah menjadi syarat masyarakat melakukan kegiatan di beberapa tempat, ia meminta agar penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 diperbanyak.

“Biar jangan mengantre panjang, itu kan bisa menimbulkan kerumunan,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Editor: Zainal Mutakin

Categories
Kesehatan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: