Sempat Terputus, Bantuan Kuota Internet PJJ Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemerintah Pusat akan memperpanjang bantuan kuota internet dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan secara Dalam Jaringan (Daring) hingga akhir 2021....

Dikutip dari akun Instagram Menteri Keuangan Sri Mulyana Indrawati (@smindrawati) anggaran yang akan dialokasikan untuk PJJ tersebut ditambahkan dari semula Rp3 triliun menjadi Rp8,54 triliun.

“Alokasi anggaran yang disiapkan pun ditambah dari Rp3 triliun menjadi Rp8,54 triliun,” tulis Menkeu dalam laman resmi Instagram @smindrawati.

Tangkapan Layar Laman Resmi Akun Instagram Menkeu @smindrawati

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Cilegon menyambut baik rencana perpanjangan bantuan Pemerintah Pusat tersebut untuk siswa dan guru selama pemberlakuan PJJ.

Menurutnya, dengan adanya larangan belajar tatap muka di sekolah selama masa pandemi Covid-19, bantuan kuota PJJ itu ditunggu-tunggu oleh pelajar dan guru.

“Kami menyambut baik dan memang sedang kita tunggu-tunggu,” tutur Ismatullah kepada BeritaKarya.co.id melalui sambungan telepon, Jumat (30/7/2021).

Ismatullah menuturkan, program bantuan kuota untuk PJJ yang dilaksanakan secara daring tersebut sempat terputus pada Juni lalu.

“Program terputus sejak bulan Juni kemarin, karena sekarang tahun ajaran baru. Jadi baru satu bulan kemarin,” tuturnya.

Ismatullah juga mengungkapkan, selain menggunakan bantuan kuota internet dari Pemerintah Pusat, pihaknya menerapkan beberapa metode dalam PJJ sejak awal masa pandemi.

“Kita menggunakan titik akses internet yang disediakan Pemerintah Daerah yang 430 titik, masing-masing 10 titik di setiap kelurahan itu bisa dimanfaatkan, juga ada kemandirian dari sekolah masing-masing yang sudah berlangganan WiFi dalam rangka pembelajaran daring tersebut,” ujarnya.

Namun demikian, Ismatullah mengatakan pihaknya tetap mengimbau kepada sekolah dan guru agar siswa yang kesulitan mendapat jaringan internet dan tidak memiliki kuota dapat berkoordinasi langsung ke sekolah.

“Pada prinsipnya kita mempermudah akses bisa menggunakan Luar Jaringan (Luring) dalam arti datang ke sekolah tapi hanya untuk mengambil tugas bukan belajar tatap muka di sekolah,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Pendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: