Satpol PP Beri Sanksi Pelanggar Prokes di Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Petugas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Cilegon beri sanksi pelanggar protokol kesehatan (Prokes)....

Dalam operasi yustisi Covid-19 gabungan bersama Dinas Satpol PP Pemprov Banten di Jalan Temu Putih, Kecamatan Cilegon itu, petugas menindak pelanggar prokes yang melintas dengan sanksi sosial dan fisik berupa membacakan pancasila, membaca surat-surat pendek Al-quran dan melakukan push-up atau squat jump.

Sekretaris Dinas Satpol-PP Cilegon Sukroni mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menegakkan Keputusan Walikota (Kepwal) Cilegon Nomor 360/Kep.157/-BPBD/2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk menekan lonjakan penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon.

“Karena Cilegon ini masih terdapat masyarakat yang meremehkan tentang kesehatan padahal kita masih dalam posisi zona orange,” kata Sukroni, Rabu (7/7/2021).

Dalam operasi tersebut, Sukroni mengatakan, selama kurang dari 2 jam, pihaknya mencatat puluhan pelanggar prokes.

“Kita mobile satu hari satu kecamatan. Rata-rata yang melanggar tidak kurang dari 30 orang. Ini aja baru satu setengah jam sudah 27 orang yang melanggar,” ujarnya.

Sukroni menyebutkan, Pasar Kranggot Cilegon merupakan tempat yang paling banyak terjadi pelanggaran prokes.

“Yang paling banyak pelanggar prokes itu di Pasar Kranggot itu luar biasa,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Satpol-PP Provinsi Banten Massaputro Delly mengungkapkan, kegiatan Operasi Yustisi Covid-19 juga merupakan penegakkan dari Instruksi Gubernur Banten, Nomor 16 tahun 2021, tentang PPKM Darurat.

“Apalagi kondisi akhir-akhir ini pandemi penyebarannya meningkat. Oleh karena itu, kita dari Satgas Covid-19 terutama Satpol-PP menggiatkan ini dan mengingatkan bahwa pandemi masih ada,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan 5M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas dalam kehidupan sehari-hari selama pandemi.

“Agar pandemi ini segera usai dan kita kembali hidup normal,” ucapnya.

Sementara itu, Lina (21) salah seorang warga asal Lingkungan Pagebangan yang tengah melintas mendukung penuh kegiatan penegakkan prokes yang dilaksanakan tersebut.

“Menurut saya ini bagus, karena ini salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” katanya.

Bahkan, Ia menyarankan Satpol-PP untuk lebih sering mengadakan kegiatan Operasi Yustisi Covid-19 tersebut.

“Kalau bisa sering-sering lah. Karena di sini ini banyak yang bandel gak pakai masker dan biar Cilegon jadi zona hijau,” tutupnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: