Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait Penertiban Pedagang, Dewan Panggil OPD

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Cilegon saling lempar tanggung jawab terkait penertiban pedagang....

Berdasarkan informasi tersebut, DPRD Cilegon panggil OPD terkait untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut melalui rapat dengar pendapat (hearing) dengan Komisi I dan Komisi IV.

Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Sihabuddin Syibli mengatakan, melalui hearing lintas komisi yang dihadiri Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Dinas Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cilegon itu dapat menyelesaikan permasalahan terkait penertiban pedagang di Pasar Baru Kranggot.

“Oleh karena itu kita semangatnya bagaimana Dinas ini bekerjasama dengan baik, dan itu gak bisa dilakukan tanpa koordinasi yang baik,” kata Sihabuddin, usai hearing di Ruang Rapat DPRD Cilegon, Jum’at (28/5/2021).

Sihabuddin mengaku, pihaknya menyayangkan dengan adanya kisruh antar OPD tersebut. Menurutnya, hal itu tidak akan terjadi jika masing-masing OPD memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) nya dan tidak mementingkan ego pribadi.

“Kuncinya saya rasa tinggal tegakkan aturan kerjasama yang baik, seperti yang saya sampaikan ketika Satpol PP menertibkan pedagang disitu, tapi Dinas lain tidak hadir. Kalau mau penertiban ya harus sama-sama. Kalau alasan kurang anggaran ya ngomong, jangan berkelit saya kurang anggaran tapi di dalam rapat gak pernah muncul bahasa itu,” tuturnya.

Selain butuh kordinasi yang baik, Sihabuddin mengatakan, perlu adanya tindakan tegas dari masing-masing OPD untuk menertibkan pedagang yang membandel.

“Kenapa masyarakat membandel? karena kita tidak tegas. Berikan efek jera, kalau mau tertib harus ada ketegasan, kalau engga ya omong kosong,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV, Erik Airlangga terkait penertiban pedagang tersebut. Erik menilai, OPD masih belum sinkron dalam melaksanakan tugas dan terkesan mencari aman.

“Jangan sampai menumpuk masalah dulu baru dilaporkan ke Satpol PP. Karena kita juga merasakan dilemanya Satpol PP. Ada kegiatan penertiban disumpahin sama masyarakat, nah supaya itu tidak terjadi, komunikasi yang baik dan dikawal bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Cilegon Abadiah mengaku, berterimakasih dengan adanya hearing tersebut. Ia berharap hearing tersebut dapat mengurai dan mengatasi permasalahan yang terjadi.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: