Rugi Imbas PPKM, Pengelola Kafe Kibarkan Bendera Putih dari Kantong Plastik

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berimbas pada berbagai sektor. Kafe menjadi salah satu sektor usaha yang cukup parah terkena imbas....

Pengelola “Cafe Gue” yang berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon terpaksa mengibarkan bendera putih karena rugi puluhan juta.

Uniknya, bendera putih yang dikibarkan itu terbuat dari kantong plastik lantaran merugi puluhan juta.

Rizki Irawan yang merupakan pengelola Kafe tersebut mengatakan pengibaran bendera putih dari kantong plastik tersebut merupakan bentuk protes kebijakan PPKM yang tanpa solusi bagi pelaku usaha.

“Kami menyerah, plastik itu karena memang boro-boro mau beli bendera kita pemasukan aja enggak ada sementara sewa gedung udah dibayar, modal defisit, belum lagi kita juga harus tetap bayar karyawan,” kata Rizki kepada wartawan, Jum’at (30/7/2021).

Dia mengaku rugi puluhan juta akibat dari penutupan tempat usahanya.

“Tutup hampir selama sebulan ini, kita ruginya perkiraan Rp50 juta. Daging 50 kilogram di buang karena membusuk, susu 30 dus kedaluarsa, beras juga iya. Tapi yang masih bisa dikonsumsi kita bagi-bagi sama pemulung yang lewat, daripada kebuang sia-sia,” ungkapnya.

Meskipun demikian, lanjut Rizki, dirinya masih tetap mempekerjakan karyawannya dengan bayaran (gaji) yang tidak penuh.

“Karyawan tetap digaji tapi enggak full yah, ada 15 orang yang kerja disini,” imbuhnya.

Di tengah kondisi usahanya yang terpuruk, Rizki berharap kepada Pemkot Cilegon dapat memberikan solusi yang berdampak positif bagi para pengusaha kuliner.

“Kami minta diberikan bimbingan, karena kami enggak tahu lagi jualannya mesti gimana,” tutupnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: