Ricuh, Spanduk Tolak Politisasi APBD Membentang di Sidang Paripurna DPRD

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Cilegon tiup peluit dan bentangkan spanduk saat Rapat Paripurna DPRD Cilegon, Senin (6/9/2021)....

Dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) itu, kelompok mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI Cilegon meniup peluit dan membentangkan spanduk di lantai atas ruang sidang paripurna saat Ketua DPRD Cilegon Isro Miraj menyampaikan sambutan penutupan sekitar pukul 11.00 WIB.

Kejadian tersebut sontak membuat ricuh ruang sidang, namun hanya berlangsung singkat lantaran upaya tersebut segera dihalau petugas penagamanan dalam (Pamdal) dan Pegawai Sekretariat DPRD Cilegon.

“Kami engga ngapa-ngapain, cuma mau menolak (KUA-PPAS), ini dipolitisasi, karena kan rapatnya di luar kota, ujung-ujung sudah disahkan. Ini ada kepentingan politik,” ujar Ketua KAMMI Cilegon Ediyansyah saat digelandang keluar ruang paripurna.

Spanduk yang sempat terbentang tersebut bertuliskan “KAMMI Menggugat !! Tolak Politisasi Dana APBD” tersebut, menjadi perhatian seluruh peserta dan undangan sidang paripurna yang kemudian langsung ditutup.

Sekitar tiga mahasiswa KAMMI Cilegon tersebut langsung digelandang oleh Petugas Pamdal dan Pegawai Sekretariat DPRD Cilegon ke Mapolres Cilegon.

Untuk diketahui, pembahasan Rancangan KUA-PPAS merupakan agenda rutin tahunan yang biasa dihelat Pemkot Cilegon di luar daerah dengan melibatkan Badan Anggaran DPRD Cilegon, mengingat fungsi anggaran yang menjadi kewenangan parlemen.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: