Respon Ketua Al-Khairiyah, Isbat Sampaikan 4 Poin

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Isbatullah Alibasja langsung merespon statemen Ketua DPD Alhairiyah Kota Cilegon, Sayuti Zakaria....

Berikut pernyataan Isbatullah Alibasja yang diterima Redaksi Beritakarya.co.id, Jumat (14/2/2020).

Pertama, saya menyampaikan bahwa berdasarkan UU Yayasan, jika yayasan menerima dana hibah dari pihak ketiga, maka yayasan tersebut berkewajiban melaporkan laporan keuangan ke publik.

Saya bukan menuduh PB Alkhairiyah menerima dana hibah. Yang saya kritik adalah bahwa Alkhairiyah juga menerima sumbangan dari pihak ketiga.

Bukankah Alkhairiyah pernah menerima dana bantuan dari Krakatau Steel? Apakah laporan keuangannya diekspose ke publik?

Titik kritik saya adalah soal transparansi keuangan Yayasan Alkhairiyah bukan tuduhan bahwa Alkhairiyah menerima dana hibah 5 miliar.

Kedua, saya menyampaikan kritik terhadap Ketua PB Alkhairiyah yang kebetulan akan mencalonkan diri sebagai bakal calon Walikota, boleh dong?

Saudara Ali Mujahidin melakukan kritik terhadap praktik dinasti, tanpa sadar didalam tubuh PB Alkhairiyah sendiri patut diduga terjadi praktek dinasti.

Sebut saja sederet nama Ketua PB Alkhairiyah, H Rahmatullah Sam’un, H Hikmatullah Sam’un, H Fatullah Sam’un, Ali Mujahidin. Apakah hal ini bukan dianggap praktik dinasti dalam tubuh Alkhairiyah?

Saya tidak membenci Alkhairiyah, bagaimana mungkin saya membenci Alkhairiyah, saya pernah mengenyam pendidikan Ibtidaiyah Alkhairiyah, bahkan kakek saya punya madrasah Alkhairiyah Ibtidaiyah, banyak guru-guru saya yang juga jebolan Alkhairiyah, saya mengkritik Ketua PB Alkhairiyah karena kecintaan saya pada Alkhairiyah.

Saya berharap Alkhairiyah menjadi besar seperti dahulu kala, jangan sampai Alkhairiyah hanya dijadikan alat kepentingan politik.

Ketiga, jika kita lihat track record politik Ali Mujahidin, kalau tidak salah dulu ia pernah menjadi kader Partai Masyumi, lalu lompat ke Partai Demokrat, lalu lompat ke Partai PPP, apakah hal itu bukan mencerminkan bahwa saudara Ali Mujahidin sebagai politisi kutu loncat?

Lalu track record di organisasi Kadin Cilegon, apakah saudara Ali Mujahidin sukses memimpin Kadin Cilegon?Bukankah pada massa kepemimpinannya Kadin Cilegon selalu bergejolak?

Lalu track record sebagai Ketua PB Alkhairiyah, apakah gagasan Universitas Alkhairiyah sudah terwujud? Apakah gonjang-ganjing STIE Alkhairiyah sudah beres?

Kita tertinggal jauh dengan Mathlahul Anwar yang sudah punya UNMA. Kita tertinggal jauh dengan cabang yang berkembang pesat di Jakarta dan Lampung, sementara Pusat Alkhairiyah di Citangkil masih jauh dari harapan.

Dengan track record demikian apakah pantas saudara Ali Mujahidin menggaungkan semangat perubahan?Biarkan masyarakat yang menilai.

Keempat, bahwa kemudian ada yang mengancam untuk melaporkan pernyataan/kritik saya ke kepolisian itu hak mereka, tapi setidaknya masyarakat bisa menilai bahwa orang yg rajin mengkritik rupanya juga tak tahan dikritik?

Semestinya jika kita berani mengkritik kita juga harus berani dikritik pihak lain, ada istilah kritik oto kritik, yakni sebuah kemampuan untuk mengkritik badan kita sendiri.*

Demikian. Terimakasih.

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: