Rebus Batu, Pedagang di Cilegon Protes Perpanjangan PPKM

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pelaku usaha kecil di Cilegon menyerah dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang kembali diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 mendatang....

Imbas dari kebijakan perpanjangan PPKM Level 4 tersebut, sejumlah pelaku usaha di Bunderan Perumnas, Kecamatan Cibeber, merebus batu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, Selasa (3/8/2021).

Selain merebus batu diatas tungku dengan kayu bakar, mereka juga memasang bendera putih dan kuning serta memakai kaus hitam sebagai simbol atas kebijakan pemerintah yang dinilai tak berpihak kepada pengusaha kecil.

“Karena salah satu bentuk kita tidak bisa masak apa-apa lagi di rumah karena kebijakan pemerintah. PPKM tidak beprihak kepada kami, pedagang,” kata Irfan Hidayat, di Cafe Calderra, Kecamatan Cibeber.

Simbol tersebut sebagai gambaran rasa pasrah dan menyerah, dimana bendera kuning menggambarkan ekonomi usaha pedagang kecil lumpuh, sementara kaus hitam untuk menggambarkan bahwa usaha mereka mati total lantaran banyaknya pembatasan dalam kebijakan PPKM Level 4 ini.

“Pendapatan kita cuma Rp30 ribuan sehari. Menurut kami, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sudah tidak lagi kami rasakan. Kita berduka, tidak ada yang memperhatikan,” ucapnya.

Irfan mengaku, hal itu telah dia sampaikan kepada Walikota Cilegon. Namun, Ia berharap pemerintah peka atas kondisi yang tengah dirasakan para pelaku usaha kecil.

“Tolong lah, pemerintah peka terhadap pedagang di lapangan, perpanjangan PPKM tidak memberikan solusi buat kita. Kita coba berdikari, tapi di batasi, coba cari solusi, bukan menutup. Banyak teman-teman pengusaha yg tutup, guling tikar,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: