Ratu Ati Minta OPD Komitmen Bangun Kampung KB

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Untuk memadukan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kampung Keluarga Berencana (KB), OPD dan stakeholder diminta komitmen....

Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengatakan, kesuksesan membangun Kampung KB di Kota Cilegon, butuh komitmen dari seluruh OPD dan stakeholder.

“Yang paling penting adalah komitmen dari kepala OPD terhadap instansi tersebut dan menjalankan semua program. Mudah-mudahan melalui rapat lintas sektor ini, komitmen OPD bisa terjalin secara baik,” kata Ratu Ati dalam sambutannya di Rapat Lintas Sektor Kampung KB tingkat Kota Cilegon tahun 2020 di Ruang rapat Walikota, Senin (24/2/2020).

Ratu Ati mengatakan, rapat tersebut menjadi satu barometer dan kordinasi yang baik untuk seluruh OPD dan stakeholder dalam mensukseskan setiap program di Kota Cilegon. Karena, lanjut Ratu Ati, program sebaik apapun, tidak dapat berjalan tanpa kordinasi yang baik.

“Makanya dengan rapat semacam ini, diharapkan semua ikut terlibat secara maksimal. Agar kemudahan dalam menyelesaikan target program, juga efisiensi anggaran, juga efisiensi dalam SDM (sumber daya manusia) semua mencapai target yang diharapkan,” tuturnya.

Berdasarkan Instruksi Presiden tahun 2016, di setiap kabupaten/kota diharuskan membentuk dan mencanangkan Kampung KB.

Saat ini di Kota Cilegon, telah dibentuk sebanyak sembilan Kampung KB di delapan kecamatan yakni di Lingkungan Keserangan, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Lingkungan Deringo, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Lingkungan Curug, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Lingkungan Dukuh Malang, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Lingkungan Makam Maja, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Lingkungan Kubang Laban, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, serta Lingkungan Pasir Angin, Kelurahan Cikerai dan Lingkungan Cikerut, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan rapat lintas sektor atau rapat kelompok kerja (Pokja) Kampung KB tingkat Kota Cilegon tersebut untuk memberikan solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi dalam membangun Kampung KB.

DP3AKB Cilegon sebagai leading sektor mengajak seluruh OPD dan stakeholder terkait memberikan kontribusi baik berupa sarana prasarana maupun kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Kampung KB.

“Kampung KB tahun ini tidak seperti tahun kemarin, jadi sudah mulai lebih luas lagi. Tentu saja banyak kendala yang dirasakan oleh kelurahan atau kecamatan terkait anggaran maupun kegiatan untuk di Kampung KB. Ini bisa dipecahkan masalahnya, dengan adanya pokja tadi, yang terdiri dari lintas sektor OPD-OPD yang ada di Cilegon, tentu saja dengan memberikan kontribusi baik itu saran prasarana atau kegiatan yang sasarannya adalah warga masyarakat yang ada di Kampung KB,” ujar Heni.

Kampung KB, kata Heni, bukan sekedar untuk menaikan akseptor KB saja, tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Melalui rapat lintas sektor tersebut, heni berharap setiap OPD yang telah diberikan amanat membangun Kampung KB melalui surat keputusan (SK) Walikota Cilegon tentang Pembentukan Tim Pokja Kampung KB tingkat Kota Cilegon tahun 2018-2021 dapat berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampung KB.

“Memang selama ini kordinasinya belum maksimal, karena itu tadi mungkin proses waktu juga. Tapi dengan adanya rapat kordinasi ini alhamdulillah, itu kan supaya komitmen ini dibangun untuk disepakati agar semuanya juga bisa berkontribusi,” tandasnya.

Rapat lintas sektor Kampung KB tahun 2020 tersebut dihadiri oleh lurah, camat, OPD, dan instansi terkait di Kota Cilegon.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: