Rahmatullah: Humas PT STI Jangan Asal Ngomong

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pernyataan Humas PT STI anak perusahaan PT Indomobil Prima Energi Stefanus Triagung Budi Santoso terkait uang pelicin berbuntut panjang....

Pasalnya, statement Stefanus yang mengaku diminta uang oleh oknum Dinas PM-PTSP terkait perizinan 10 SPBU mini dianggap fitnah dan mengada-ada.

Anggota Komisi III DPRD Cilegon, Rahmatullah kepada Redaksi Beritakarya.co.id menegaskan, tidak benar PTSP meminta uang kepada pihak PT STI.

“Jangan menuduh orang (dinas, red) seolah mereka menginginkan sesuatu. Kalau persyaratan sudah lengkap pasti izinnya keluar,” kata Rahmatullah, Rabu (24/3/2021).

Anggota Komisi III yang merupakan mitra PTSP itu menguatkan pernyataan Kadis DPM-PTSP, Wilastri Rahayu bahwa pernyataan Humas PT STI itu mengada-ada.

Ia bahkan meminta Humas PT STI membuktikan ucapannya jika benar ada oknum DPM-PTSP meminta sejumlah uang.

“Jangan asal ngomong, itu fitnah. Saya tahu betul bagaimana proses perizinan ini berjalan karena kami juga pengusaha, mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, izin yg yg telah dimiliki oleh
Indomobil dari pusat sebagai antara lain Izin usaha niaga umum, NIB, persetujuan design migas dirjen migas, surat keterangan penyalur.

Di daerah sudah mengajukan 4 SKRK tapi  terbentur kesesuaian fungsi bangunan. Sudah diajukan SPPL tapi terbentur ciptaker, sehingga tidak bisa ditindaklanjuti.

Rahmatullah mengaku sudah melakukan komunikasi dengan mitra kerjanya yakni DPM-PTSP. Dimana diperoleh keterangan bahwa PT indomobil mengajukan berkas perizinan ke Dinas PU pada September 2020 silam. Sementara ke PTSP belum pernah mengajukan dokumen apapun.

Ia menambahkan, Komisi III DPRD Cilegon telah meminta agar PTSP memanggil pihak PT STI untuk mengklarifikasi pernyataannya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: