PT STI Ngaku Diminta Puluhan Juta untuk Izin SPBU Mini

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - PT Sentra Trada Indostation (STI) selaku anak perusahaan PT Indomobil Prima Energi, buka suara terkait SPBU mini di Kota Cilegon....

Manajemen PT STI sebagai pengelola 10 titik SPBU mini Indomobil yang ada di Cilegon tak menampik dengan izin yang belum dimiliki dari pemerintah daerah.

Humas PT STI, Stefanus Triagung Budi Santoso mengaku, pihaknya telah mengajukan perizinan 10 SPBU mini tersebut.

Namun sampai saat ini, lanjut Stefanus, belum dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Cilegon.

“Betul belum ada, kita memang lagi ngajuin, tapi mandek. Kami sudah memberikan dokumen untuk semua perizinan ke DPMPTSP dari bulan September 2020,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Ia mengungkapkan, sampai dengan hari ini pihaknya baru mendapatkan Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK). Sedangkan untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah diajukan ke DPMPTSP Cilegon belum dikeluarkan.

“Tapi sampai sekarang sudah 6 bulan engga ada beritanya lagi, belum keluar juga semua perizinan,” ungkapnya.

Stefanus juga mengaku, saat mengurus perizinan, pihaknya dimintai uang puluhan juta oleh salah seorang oknum DPMPTSP Cilegon sebagai uang pelicin supaya perizinan dikeluarkan.

“Kita sudah berusaha menanyakan, kenapa belum keluar. Karena ada oknum yang nego-nego itu, kita dipatok dengan harga mahal sekali, terlalu tinggi, perusahaan keberatan,” tuturnya.

Kendati demikian, Stefanus mengatakan, pihaknya telah memiliki izin usaha dari pemerintah pusat, selain itu, pihaknya juga telah memiliki izin lingkungan dari warga di sekitar SPBU mini.

“Yang sudah ada itu dari nasional, pusat. Kaya niaga umum, izin lingkungan dari warga, RT/RW, kelurahan sampai kecamatan sudah ada SKU (Surat Keterangan Usaha),” ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala DPM PTSP Kota Cilegon Wilastri Rahayu membantah informasi tersebut.

Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada satupun persyaratan pengajuan IMB dari pengusaha terkait SPBU mini atau Indomobil ke DPMPTSP Kota Cilegon.

“Dikarenakan bidang pertambangan dan energi merupakan kewenangan pusat maka perizinannya diterbitkan oleh pusat, sedangkan kewajiban di daerah adalah kaitan dengan sarana dan prasarana yaitu permohonan untuk IMB,” ujar Wilastri.

Terkai soal dugaan oknum yang meminta uang pelicin, Wilastri mengaku sudah melakukan klarifikasi ke pejabat dan pegawai terkait.

“Sudah saya klarifikasi tidak ada, maaf mas semua persyaratan lewat on line sipeci,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: