Plt Walikota Cilegon Minta DKCS Semedi

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi meminta agar para petugas khususnya para operator di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon agar pro aktif pada saat melayani akta kelahiran.
Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi

“Saya harap kepada para operator DKCS yang melayani tugasnya dalam membuat akte kelahiran supaya dapat berinovasi dalam program Sepuluh Menit Langsung Jadi (Semedi) melayani masyarakat dengan menanamkan niat sepenuh hati, agar mendapatkan respon yang baik untuk kepengurusan dokumen berupa KTP, KK serta KIA,” harapnya.

Hal itu dikatakan Edi Ariadi saat memberikan sambutan dalam kegiatan lintas sektoral percepatan cakupan akta kelahiran 0-18 tahun dan perpanjangan perjanjian kerjasama tentang pelayanan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil yang diadakan di Aula Bappeda Kota Cilegon, Kamis (27/09).

Edi juga mengklaim bahwa Pemkot Cilegon saat telah memiliki data identitas yang bersifat tunggal (data pembersihan) dan telah diakui oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Pada kesempatan ini saya akan mengumumkan bahwa Cilegon telah memiliki identitas yang bersifat tunggal yang semua penduduk diwajibkan aktif, kini menjadi pemerintah yang harus aktif melalui program layanan keliling,” ungkapnya.

Lebih lanjut Edi juga menjelaskan, progres dokumen penerbitan yang sudah dilaksanakan oleh Pemkot Cilegon sebanyak 413.861 jiwa.

“Berikut adalah progres penerbitan dokumen kependudukan yang telah dilaksanakan yaitu akte kelahiran bagi anak usia 0-18 tahun sebanyak 112.209 jiwa, kartu identitas anak sebanyak 115.183 anak, Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebanyak 291.537 wajib KTP dan yang sudah melakukan perekaman sebanyak 303.210,” ujarnya.

Edi juga meminta agar dalam rangka penerbitan akta pencatatan sipil dapat dilaporkan melalui RW dan juga kelurahan serta kecamatan untuk memudahkan masyarakat agar tidak alasan sulit dalam pembuatan surat-surat kependudukan.

“Saya ingin agar penerbitan akta pencatatan sipil dapat dilakukan secara berjenjang melalui RW, Kelurahan dan Kecamatan pada dinas DKCS untuk memudahkan masyarakat dan tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan alasan sulit dalam pembuatan surat- surat kependudukan dan secara otomatis dokumen dapat diterbitkan,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: