PKS Usung Kader di Pilkada, Golkar Serahkan Penjajakan ke Kader

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serius dalam mengusung kader internalnya untuk maju dalam kontestasi politik yang akan dilaksanakan serentak pada 2020 mendatang, seperti halnya Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 4 kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Ketua DPW PKS Banten Sanuji Pentamarta, dalam konferensi pers yang digelar usai pembukaan Rakorwil PKS Banten mengatakan, DPP PKS telah mengamanatkan dalam Rakornas agar kader internal PKS ikut dalam Pilkada yang akan dilaksanakan serentak pada 2020 mendatang.

“Rakorwil ini juga menurunkan program dari hasil Rakornas, pertama 2020 tahun rekrutmen, yang kedua adalah PKS berkomitmen memenuhi janji politik kampanyenya, yang ketiga ada amanat Pilkada, dan 2020 ada Pilkada 4 kabupaten/kota. Dan perlu kita sampaikan amanah DPP, sudah waktunya kader PKS ikut wilayah eksekutif,” ujar Sanuji, Sabtu (21/12/2019).

Bermodalkan hasil perolehan suara yang meningkat pada Pileg 2019 di Banten, serta semangat atas amanat yang diberikan DPP untuk kader PKS memasuki wilayah eksekutif, Sanuji meyakini kader PKS bisa menjadi kepala daerah. Tentunya dengan komunikasi politik, serta sosialisasi yang dilakukan kader, dan konsolidasi struktur di PKS.

“Jadi aspirasi kader, kita menjaring aspirasi dari kader. Untuk di Cilegon ada beberapa nama misalnya Bu Nurrotul Uyun, ada Pak Amal Irfanudin, ada Pak Ghoffar, kan dinamis kalau partai. Kita ingin semangatnya Banten ini pecah telor yah, Banten ini ada kader kita yang jadi pimpinan daerah, apakah itu nomor satunya (kepala daerah) atau nomor duanya (wakil kepala daerah). Kita mungkin Januari (2020) masih survey, karena DPP selalu minta mana (hasil) surveynya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah, menyerahkan kemungkinan koalisi dan penjajakan kepada kader Golkar yang akan maju dalam Pilkada 2020 serentak di Pandeglang, Kabupaten Serang, Tangsel dan Cilegon.

“Untuk Pilkada (2020), belum ada final, memang semua masih penjajakan, baik itu di Pandeglang, Kabupaten Serang, Cilegon dan Tangsel. Jadi kader yang ingin maju ditugaskan untuk melakukan komunikasi dengan partai-partai politik,” kata Tatu.

Untuk menghadapi kontestasi Pilkada Cilegon, Tatu menyerahkan seluruhnya komunikasi politik di tingkat daerah kepada Ratu Ati Marliati sebagai kader Partai Golkar yang telah ditetapkan sebagai bakal calon walikota melalui pleno.

“Di Cilegon sudah di plenokan Ibu Ati. Berharap bisa sama-sama (dengan PKS-red). Penjajakan memang diserahkan ke kader masing-masing, karena memang tiap kabupaten/kota kan yang bisa mengukur, kader di kabupaten/kota itu sendiri. Tapi semuanya ditugaskan untuk berkomunikasi dengan semua partai politik, dengan semua calon,” ungkap Tatu.

Sementara, Wakil Ketua DPD Golkar Cilegon Ratu Ati Marliati yang turut hadir dalam Rakorwil DPW PKS Banten mengatakan, dirinya bersama dengan pengurus dan kader Golkar Cilegon telah melakukan komunikasi politik, serta mengikuti beberapa penjaringan yang dilakukan oleh parpol.

“Kehadiran ibu juga disini, itu kan kita tidak membedakan semua partai. Semuanya dikembalikan kepada partai itu sendiri. Tapi pada prinsipnya kita ingin bersama-sama dengan partai lain. Persoalan apakah nanti ibu dengan siapa, kembali lagi kita serahkan kepada mekanisme partai. Tapi selama kita ada kesempatan untuk lobby politik dan bersama-sama kan tidak masalah,” ungkap Ratu Ati.

Untuk menuju sukses Cilegon melalui Pilkada 2020, Ratu Ati siap berdampingan dan beriringan dengan seluruh parpol. Namun hal tersebut dikembalikan kepada mekanisme dari masing-masing partai.

“Kita siap dengan semuanya, tapi kembali lagi setiap kontestasi politik dinamikanya berbeda-beda,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
BantenCilegonPolitik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: