Pemkot Cilegon Buka Sekolah Tatap Muka dan Car Free Day Minggu Depan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemkot Cilegon akan segera membuka sekolah tatap muka dan kegiatan perdagangan di car free day....

Hal itu disampaikan Walikota Cilegon Helldy Agustian usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di PT Growth Java Indonesia di Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kamis (19/8/2021).

“Cilegon sudah zona oranye, mall sudah mulai dibuka tapi terbatas ada ketentuannya, sekolah juga sebentar lagi saya tanda tangan hari ini, akan ada tatap muka. Sesegera mungkin, setelah saya tanda tangan baru kita edarin, termasuk car free day juga kita buka,” katanya.

Helldy menuturkan, kegiatan belajar mengajar dan aktivitas perdagangan itu diharapkan sudah dapat dilaksanakan minggu depan, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Minggu depan semuanya sudah mulai terealisasi lah, tapi memang masih ada keterbatasan-keterbatasan, tidak semuanya full seperti kondisi normal, prokes tetep berjalan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Cilegon Ismatullah menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan prosedur teknis pelaksanaan sekolah tatap muka yang akan segera diberlakukan tersebut.

“Ada pengawas untuk memonitoring pelaksanaanya. Kalau (surat edarannya) sudah di keluarkan, kita akan membentuk satgas internal untuk pengawasan pelaksanaan belajar tatap muka. Sudah ada SOP nya, jadi kita tinggal nunggu perintah saja,” ujarnya.

Namun demikian, Ismatullah mengaku akan membatasi jumlah siswa antara 10-12 orang dalam satu kelas pada tahap awal pembukaan sekolah tatap muka.

Hal itu dilakukan lantaran siswa di Cilegon baru akan divaksinasi pada September mendatang.

“Kalau idealnya memang wajib, tapi vaksin untuk siswa ini sedang kita ajukan, katanya September. Makanya kita tahap pertama itu uji coba dulu tatap mukanya, dengan protokol kesehatan ketat,” katanya.

Sedangkan, lanjut Ismatullah, tenaga pengajar mulai TK, PAUD, SD dan SMP di Cilegon hampir seluruhnya sudah mengikuti vaksinasi.

“Ada hampir 6.000 guru di Cilegon, 3.700 diantaranya mengajar di swasta sisanya di sekolah negeri. Yang belum vaksin itu yang punya penyakit bawaan yang tidak memungkinkan untuk divaksin. Tapi kita tekankan, ketika melaksanakan tatap muka guru wajib sehat, wajib mematuhi 5 M, karena prokes tetap harus ketat,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: