Pembangunan Pelabuhan Warnasari, PCM Masih Jajaki Kerjasama Dengan TPT

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) sampai saat ini masih melakukan penjajakan dan pembahasan kerjasama pembangunan Pelabuhan Warnasari dengan PT Tirtasari Prima Terminal (TPT)....

Pembangunan Pelabuhan Warnasari diatas lahan seluas 40 hektar tersebut diketahui membutuhkan dana kurang lebih Rp24 miliar.

Direktur Operasional PT PCM, Akmal Firmansyah mengatakan, pihaknya sebelumnya telah melakukan perjanjian kerjasama (MoU) dengan PT TPT untuk membangun kawasan pergudangan di lahan seluas 5 hekta.

Tetapi dalam perjalanan, kata Akmal, kerjasama tersebut rencananya akan dilanjutkan dengan membangun infrastruktur pelabuhan secara menyeluruh.

“Perkembangan ke depan ternyata PT  TPT ada keinginan untuk pengembangan di lahan 35 hektare untuk pembangunan pelabuhan Warnasari. PT TPT sendiri sudah mengajukan permohonan ke kita ,”kata Direktur Operasional PT PCM, Akmal Firmansyah kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Akmal mengungkapkan, terkait perjanjian kerjasama antara BUMD milik Pemkot Cilegon dengan PT TPT itu masih dalam proses pembahasan dan belum ada kesepakatan dari kedua belah pihak.

“Jadi kita dengan PT TPT itu sampai sekarang masih membahas untuk perjanjiannya, sudah sampai draf ketiga,” tuturnya.

Akmal menyebutkan, draf yang belakangan ramai tersebar di masyarakat terkait perjanjian kerjasama terkait pembangunan Pelabuhan Warnasari adalah draf pertama yang merupakan pengajuan dari PT TPT kepada PT PCM.

Kemudian, lanjut Akmal, draf pertama itu dibahas dengan konsultan bisnis PT PCM dari ITB sehingga menjadi draf kedua. Sampai dengan kemudian diajukan kepada eksekutif sehingga menjadi draf ketiga yang dibahas bersama PT PCM, PT TPT dan pemerintah daerah yang hingga saat ini belum selesai karena masih diperlukan beberapa pembahasan.

“Jadi tidak ada bahwa kita itu sudah melakukan perjanjian. Karena perjanjian itu juga gimana caranya tidak merugikan PCM dan pemerintah daerah, jangan sampai PCM kedepan rugi akibat perjanjian itu. Jadi kami dari PCM itu berhati-hati dalam membuat perjanjian itu,” ungkapnya.

Keuntungan PT PCM Jika Kerjasama Terlaksana

Akmal menyebutkan, terdapat beberapa poin yang sangat penting untuk PCM jika kesepakatan yang telah dibahas sampai draf ketiga tersebut tercapai.

Dimana PT TPT akan mengganti seluruh investasi yang telah di keluarkan PT PCM untuk Pelabuhan Warnasari mulai dari pembangunan akses jalan, BPHTB, FS Perizinan, hingga Amdal yang seluruhnya kurang lebih senilai Rp150 miliar.

“Jadi semua investasi yang sudah dikeluarkan oleh PCM itu mereka akan mengganti,” jelasnya.

Selain itu, Akmal juga mengatakan, kedepan kerjasama antara PT PCM dan PT TPT tidak akan mendirikan anak usaha yang dihasilkan dari kerjasama 2 perusahaan.

Pasalnya, jika didirikan anak usaha untuk mengoperasikan pelabuhan, maka izin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) akan dimulai dari awal dan memakan waktu lebih lama.

“Kerjasama operasional menunggu persetujuan dari pemegang saham dan direksi PT PCM. Kalau tahap pertama Rp1,2 triliun, itu asumsi kita di 2017 dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar Rp12.500. Untuk keseluruhan dulu (2017) Rp17 triliun kalau sekarang dengan asumsi rupiah Rp14 ribu sekian, kira-kira Rp24 triliun,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: