PDIP Belum Usung Bacalon Pilkada Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) nampaknya belum mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung bakal calon (bacalon) walikota dan wakil walikota di Pilkada Cilegon 2020....

Berdasarkan hasil keputusan DPP PDIP dengan nomor surat 1196/IN/DPP/II/2020 dengan perihal undangan penyampaian tahap I nama-nama calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang direkomendasikan oleh PDI Perjuangan pada Pilkada Serentak Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Ketua DPP PDI-P Masa Bakti 2019-2024 Bambang Wuryanto dan Seketaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, tertanggal 18 Februari 2020, dari empat kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada di Provinsi Banten, hanya bacalon Kabupaten Serang dan Pandeglang yang tertulis pada surat tersebut.

Untuk Pilkada Kabupaten Serang, PDIP mengusung nama Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa sebagai bacalon Bupati Serang, dan untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang, nama Irna Narulita dan Tanto W. Arban diusung oleh PDIP sebagai bacalon Bupati Pandeglang. Sedangkan untuk Pilkada Kota Cilegon dan Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), DPP PDIP belum merekomendasikan nama untuk diusung maju sebagai bacalon untuk mengikuti kontestasi Pilkada serentak 2020.

Nama Ketua DPC PDIP Cilegon, Reno Yanuar yang santer digadang sebagai bacalon walikota pada Pilkada Cilegon 2020, tidak tercantum dalam rekomendasi DPP PDI-P untuk diusung dalam kontestasi Pilkada.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPC PDIP Cilegon, Tb Amri Wardhana saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, membenarkan belum adanya nama Reno Yanuar dalam penyampaian tahap I nama-nama calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang direkomendasikan oleh PDI Perjuangan pada Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Memang tahap pertama ini, nama Pak Reno Yanuar belum masuk. Karena tahap pertama baru Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang. Ini kan masih tahap pertama. Ada tiga tahapan. Untuk Kota Tangsel dan Cilegon kan masih dinamis. Tapi yang jelas, Reno Yanuar masih calon tunggal yang diusung oleh DPP PDIP,” kata Amri, Senin (24/2/2020).

Dengan belum ditetapkannya bacalon yang akan diusung oleh PDIP, kesempatan rekomendasi pada Pilkada Cilegon masih terbuka untuk setiap pasangan calon. Namun demikian, Amri tetap optimis rekomendasi DPP PDIP untuk Pilkada Cilegon akan mengusung nama Reno Yanuar sebagai calon tunggal yang direkomendasikan.

“Untuk tahap ke-2 akan digelar pada 15 Maret dan tahap ke-3 digelar pada 23 Maret mendatang. Saya optimis RY akan mendapatkan rekomendasi dari pusat. Kita kan tahu kalau Reno Yanuar ini masuk dalam 3 besar hasil survei dari Pandawa (lembaga survei DPIP) jadi enggak mungkin RY tidak diusung pusat menjadi Calon Walikota Cilegon,” ungkapnya.

Amri meyakini, nama Reno Yanuar akan muncul pada penyampaian tahap berikutnya. Saat ini, kata Amri, PDIP tengah menggodok nama calon yang cocok sebagai pendamping Reno pada Pilkada Cilegon 2020 mendatang.

“Semuanya berpotensi menjadi pasangan. Dan saat ini kita tengah survei calon yang akan mendampingi Pak Reno di Pilkada Cilegon. Setelah nama itu calon pendamping keluar, baru kita akan sampaikan ke DPP,” tandasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: