Pasar Kranggot Dinilai Masih Semrawut

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Penataan dan pengelolaan Pasar Kranggot Cilegon dinilai masih sangat semrawut....

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Cilegon Rahmatullah, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar induk Cilegon yang berlokasi di Kecamatan Jombang, Kamis (17/6/2021).

Selain untuk mengetahui lebih jauh terkait kondisi terkini dan aktifitas di Pasar Kranggot, sidak yang dilakukan politisi Partai Demokrat itu untuk mengetahui penempatan para pedagang.

Dalam sidak itu, Rahmatullah bahkan kembali mendapati banyak kendaraan yang terparkir di bahu jalan sepanjang pintu masuk pasar meskipun telah disediakan lahan parkir resmi.

“Saya tidak melihat adanya ketertiban di pasar ini. Ketika Walikota dan Ketua Banggar sidak, kan menginstruksikan supaya jalan masuk menjadi bersih tidak ada lagi pedagang-pedagang emprakan dan parkir liar di bahu jalan sungai,” kata Rahmatullah kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).

Anggota Fraksi Persatuan Demokrat DPRD Cilegon itu heran dengan permasalahan lama di Pasar Kranggot yang tak kunjung diselesaikan.

Padahal, kata Rahmatullah, ada 40 pegawai keamanan yang bertugas di pasar tersebut. Namun hingga saat ini puluhan kemanan itu tidak mampu membuat pasar menjadi kondusif.

“Yang katanya 3 shif, per shifnya 16 orang, ini jadi petugas sekuritinya kemana? Saya tidak melihat, padahal 16 orang,” ujarnya.

Selain itu, Rahmatullah juga khawatir dengan adanya parkir liar di sepanjang jalan masuk pasar induk Cilegon tersebut.

“Khawatir ada yang mungut biaya dari parkir itu. Karena saat ini Kapolri sedang giat-giatnya memberantas pungli,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kranggot, Aceng Syarifuddin mengaku, sudah mendaftarkan seluruh pedagang emprakan untuk menempati tempat yang telah disediakan.

“Kami akan usulkan kepada tim keamanan yang baru, agar para pedagang segera menempati sesuai nomor yang telah diberikan,” tuturnya.

Aceng mengatakan, dari total 2.438 pedagang Pasar Kranggot Cilegon, baru 182 pedagang yang telah menempati lokasi yang disediakan.

“Sebelah utara sudah terisi 69 pedagang, selatan 69 pedagang, dan barat sekitar 44 pedagang,” katanya.

Terkait masalah parkir liar di sepanjang pintu masuk pasar, Aceng mengaku pihaknya telah menyampaikan kepada petugas keamanan untuk tidak memungut biaya parkir.

“Kami telah membebaskan melalui petugas kami untuk tidak memungut parkir di pasar,” tandasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: