Ngebut, Pick Up Mask Jurang Sedalam 10 Meter

BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Biar lambat asal selamat, itu peribahasa yang sudah kita dengar sejak duduk di bangku SD. Namun, peribahasa itu sepertinya tidak lagi berlaku di zaman sekarang. Hampir semua...
Warga sedang melihat pick up Granmax putih nomor polisi A 8004 UE yang masuk ke jurang sedalam 10 meter di JLS Cilegon/Ardiansyah/beritakarya.co.id
BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Biar lambat asal selamat, itu peribahasa yang sudah kita dengar sejak duduk di bangku SD. Namun, peribahasa itu sepertinya tidak lagi berlaku di zaman sekarang.
Hampir semua kendaraan yang melaju di jalan raya, lebih senang ngebut ketimbang berjalan santai. Seolah tidak ada lagi orang yang hafal peribahasa di atas tadi. Padalah, ngebut tak jarang berakhir maut.
Begitulah kira-kira menggambarkan pick up Daihatsu Granmax warna putih dengan nomor polisi A 8004 UE yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di lingkungan Sumur Watu, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (1/3/2017) pagi sekitar pukul 08:40 WIB.
Pick up yang dikendarai Diar Salam situ terperosok ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 10 meter. Sang sopir, Diar Salam bahkan mengalami luka berat langsung dan dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut  saksi mata Rubiah, pick up putih yang masuk ke jurang itu sebelumnya melaju dengan kecepatan tinggi dan balap-balapan dengan kendaraan lain dari arah Cilegon menuju ke Anyar.
“Kaget banget  saya ketika melihat pick up warna putih langsung masuk ke jurang. Terus saat masuk ke jurang suaranya kencang lagi,” ungkap Rubiah.
Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Fikri Ardiansyah membenarkan peristiwa tersebut. “Kecelakaan tunggal ini terjadi ketika sang sopir ingin mendahului kendaraan yang ada di depannya, namun tiba-tiba kendaraan oleng ke kiri, kemudian terperosok hingga akhirnya masuk ke jurang sedalam 10 meter,”  jelas AKP Fikri.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp5 juta. “Petugas yang datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) langsung meminta keterangan saksi yang ada di lokasi saat kecelakaan terjadi,” pungkasnya.(K1)
Editor: Iffan Gondrong
Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: