Nekat Mudik, Ratusan Motor Digiring Paksa Polisi Untuk Putarbalik

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Ratusan kendaraan roda dua yang nekat mudik melalui Kota Cilegon menuju ke Pelabuhan Merak terpaksa harus diputarbalikkan petugas kepolisian....

Ratusan pemudik yang hendak menuju ke Pulau Sumatera itu terpaksa harus digiring oleh polisi saat tiba di Pos Penyekatan Gerem, Kecamatan Grogol, Rabu (12/5/2021) dini hari.

Pantauan wartawan Beritakarya.co.id, ratusan pengendara sepeda motor tersebut didominasi oleh plat nomor B (Jadetabek), BE (Lampung), F (Bogor) dan sejumlah daerah di luar Kota Cilegon dan Provinsi Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan pemudik yang menggunakan sepeda motor tersebut diduga telah terorganisir untuk menyeberang ke Pulau Sumatera melalui pesan singkat WhatsApp Grup Mudik Tanggal 11 yang beredar.

Petugas kepolisian menggiring dan memutarbalikkan ratusan sepeda motor tersebut dengan pengawalan ketat sejumlah mobil dan motor patroli yang menggunakan sirine.

“Diberitahukan kepada seluruh pemudik untuk kembali ke tempatnya masing-masing,” ujar petugas kepolisian melalui pengeras suara dari dalam mobil patroli, Rabu (12/5/2021).

Selain itu, petugas kepolisian juga menyampaikan melalu pengeras suara mobil patroli mengenai Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Covid-19 Nasional tentang peniadaan mudik hari raya idul Fitri 2021.

“Diinformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa pelarangan mudik telah diberlakukan sejak tanggal 6 sampai 17 Mei 2021,” jelasnya.

Meski pemerintah telah menetapkan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 2021, salah satu pengendara motor yang berasal dari Tangerang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, meskipun telah diputarbalikkan, Ia mengaku akan tetap menunggu sampai diperbolehkan untuk menyeberang.

“Balik lagi gak mungkin, ya tunggu aja di sini sampai ada kebijakan dari polisi,” katanya kepada wartawan.

Hingga berita ini ditulis, petugas kepolisian masih melakukan pengawalan dan pengawasan kepada ratusan pengendara sepeda motor tersebut dan menggiringnya sejak pos penyekatan di Gerem sampai perbatasan jalan protokol Cilegon-Serang.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: