Nama Baiknya Dicemarkan, Nasir Laporkan KM ke Polda Banten

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Media sosial (Medsos) sempat dihebohkan dengan pemberitaan bernada tudingan monopoli pengolahan limbah di beberapa perusahaan di wilayah Gerem, Kecamatan Grogol....
M Nasir saat membuat laporan di Polda Banten
M Nasir saat membuat laporan di Polda Banten

“KM mengatakan bahwa saya termasuk salah seorang yang selama ini memonopoli masalah penjualan limbah tersebut,” kata Nasir kepada Beritakarya.co.id, Kamis (12/8/2021).

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak tahu menahu soal ini (limbah, red). Secara pribadi maupun badan usaha, saya belum pernah ikut terlibat dalam pembelian limbah. Saya juga belum pernah ikut tender yang berkaitan dengan PT Amoco maupun perusahaan lain yang ada di Gerem,” tegasnya.

Nasir menegaskan, perkataan KM yang menuduh dirinya terlibat dalam monopoli limbah di sejumlah industri tersebut sama sekali tak berdasar. Ia menilai pernyataan KM tersebut fitnah dan pencemaran nama baik dirinya di masyarakat secara umum.

“Saya mempertanyakan kepada saudara KM, apa sebetulnya motif di balik pernyataannya itu, sumbernya dari mana hingga KM menuduh seperti itu, silahkan tanyakan kepada PT Amoco, apakah saya pernah ikut terlibat dalam masalah proyek atau pembelian limbah, wong rekanan juga bukan,” tuturnya.

Dengan pernyataan KM tersebut, Nasir menganggap tidak lain adalah ujaran kebencian terhadap individu dirinya atas dasar sumber yang salah.

“Dari mana dia tahu kalau saya ikut tender-tenderan, katanya hasil investigasi, coba tunjukkan ke saya hasil investigasi dimana,” tegasnya.

Masih kata Nasir, tuduhan yang tak memiliki dasar dalam sebuah pemberitaan yang kemudian disebarkan melalui media sosial oleh pribadi KM itu mengandung fitnah dan pencemaran nama baik.

“Kemarin tanggal 11/8/21, saya telah melaporkan KM ke Polda Banten tentang fitnah dan pencemaran nama baik serta pelanggaran tentang UU ITE,” ungkapnya.

Laporan itu, lanjutnya, bukan berarti ingin memenjarakan KM. Ia tak berniat membuat orang sengsara, namun hanya menginginkan penegakan hukum.

“Saya hanya menginginkan KM bertanggungjawab atas perbuatannya yang saya anggap melawan hukum dengan memfitnah dan mencemarkan nama baik saya,” ujarnya.

Ia menegaskan, laporan itu dapat dijadikan pembelajaran bagi KM atau siapapun agar selalu berhati-hati dalam membuat pernyataan yang sifatnya tuduhan.

“Harus hati hati, jangan asal tuduh, asal ngomong, apalagi dibarengi dengan motif-motif tertentu, karena punya konsekuensi hukum,” pungkasnya.

Sementara itu, KM belum terkonfirmasi. Saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp yang bersangkutan tidak menjawab. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WA, yang bersangkutan tidak menjawab perihal laporan yang dilakukan Nasir.

Dia balik bertanya “yang mana ya kang.” balasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Hukum & Kriminal

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: