Layangkan Surat, Pedagang Minta Walikota Cilegon Buka CFD Minggu Depan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON – Para pedagang yang berjualan di area Car Free Day (CFD) mulai mengeluh dengan kondisi perekonomiannya yang semakin menurun....
Pedagang CFD HPPB Saat Aksi Bagi-Bagi Masker di Area CFD, Minggu (30/5/2021) pagi.

Pedagang yang menggantungkan penghasilannya di CFD tersebut mengeluh lantaran kegiatan CFD baik yang dikelola HPPB maupun Pawon yang berlokasi disepanjang Jalan KH Yasin Beji, hingga saat ini tak kunjung dibuka kembali oleh Pemkot Cilegon.

Kordinator Pedagang CFD HPPB, Alex mengatakan, para pedagang mendesak kepada pengelola CFD HPPB untuk berkirim surat kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian untuk segera membuka kembali kegiatan berdagang setiap minggu pagi di depan Krakatau Junction, Komplek Krakatau Steel, Kecamatan Purwakarta tersebut.

“Seluruh pedagang sudah menjerit karena engga ada pemasukan, jadi kami semua sepakat meminta pengelola CFD HPPB untuk berkirim surat ke Walikota, Pak Helldy, supaya kami bisa berjualan kembali,” kata Alex kepada Berita Karya, Minggu (30/5/2021).

Alex mengaku, dirinya beserta perwakilan pedagang CFD HPPB, telah mengirimkan surat tersebut ke Kantor Walikota Cilegon pada Jumat, 28 Mei 2021 lalu.

“Jadi hari Jumat (28 Mei 2021) kemarin saya dan Pak Joko beserta perwakilan pedagang sudah mengantarkan sendiri surat itu. Kami berharap Pak Helldy segera merespon keinginan para pedagang yang sudah dangat terpuruk perkonomiannya,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan perwakilan pedagang CFD HPPB, Joko Utama, Ia berharap Walikota Cilegon Helldy Agustian dapat segera merespon keinginan pedagang untuk kembali meningkatkan perekonomiannya di tengah Pandemi Covid-19.

“Sudah hari  jumat 28 Mei kemarin, kebetulan kantor lagi kosong, Pak Helldy katanya lagi takziyah, tapi sudah saya titipkan ke staff nya, ada tanda terimanya juga. Harapannya sih Pak Helldy selaku walikota, selaku pimpinan kita, agar bisa membuka kembali kegiatan car free day ini,” harapnya.

Joko menuturkan, para pedagang yang menggantungkan penghasilannya dari berjualan di CFD sangat berharap kegiatan yang dilaksanakan setiap Minggu pagi tersebut dapat kembali dibuka.

Terlebih, lanjut Joko, Cilegon saat ini telah masuk dalam wilayah zona kuning Covid-19, dan tempat perdagangan seperti pasar dan mall sudah dibuka kembali sejak beberapa bulan lalu.

“Yang lain juga udah buka, kaya pedagang di Perumnas, pasar tumpah lainnya, bahkan mall, yang kalau saya perhatikan minim protokol kesehatan dan mereka bukanya tiap hari. Sedang kita buka cuma seminggu sekali, cuma 4 jam, engga sampai setengah hari kita buka itu, masa iya engga dikasih ijin jualan,” tuturnya.

Joko mengaku, dirinya beserta pedagang di CFD HPPB siap untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat di area CFD dengan menyediakan tempat cuci tangan, termo gun, dan menyediakan masker bagi pengunjung.

“Kita terapkan, kita sediakan tempat cuci tangan, kita siapkan termo gun, bahkan pengunjungnya akan kita wajibkan untuk pakai masker saat memasuki area CFD, apalagi pedagang, itu sangat kita tekankan sekali menerapkan prokes, makanya apalagi alasan Pak Wali untuk tidak membuka car free day,” ujarnya.

Untuk itu, Joko berharap Pemkot Cilegon dapat kembali membuka kegiatan CFD disepanjang Jalan KH Yasin Beji pada 6 Juni 2021 mendatang.

“Lebih dari 600 pedagang yang menggantungkan harapannya di CFD ini. Harapannya semoga surat kami segera di respon sama Pak Helldy dan CFD bisa dibuka kembali tanggal 6 Juni minggu depan,” pungkasnya.

Sampai dengan berita ini ditayangkan, Walikota Cilegon Helldy Agustian yang dihubungi melalui pesan singkat, belum memberikan merespons.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
CilegonEkonomi

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: