KS Deklarasi Implementasi Manajemen Anti Suap

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Sebagai upaya mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari suap dan korupsi, PT Krakatau Steel (KS) deklarasikan kesiapan implementasi ISO 37001 :2016 tentang sistem manajemen anti penyuapan,...
Jajaran Direksi, Komisaris dan Manajemen PT KS/Beritakarya.co.id

Dirut PT KS, Silmy Karim mengatakan sebagai salah satu perusahaan BUMN, perlu adanya pembenahan dalam manajemen untuk mewujudkan BUMN yang bersih dari suap dan korupsi.

“Ini adalah salah satu upaya manajemen dan upaya Kementerian BUMN mewujudkan BUMN yang bersih, yang anti penyuapan, anti korupsi,” kata Silmy.

Selain itu, Silmy mengatakan, pada 2020 manajemen PT KS tengah mencanangkan untuk bisa lepas dari kerugian dan membukukan keuntungan. Maka implementasi ISO 37001 tersebut merupakan tanggungjawab seluruh jajaran di lingkungan kerja PT KS.

“Ini seluruh, atas sampai bawah. Kita wujudkan krakatau steel bangkit, melalui beberapa upaya, salah satunya adalah kita merubah kultur untuk bisa mewujudkan BUMN yang bersih,” ujarnya.

Mewakili Dewan Komisaris PT KS, Nana Rohana menekankan kepada seluruh jajaran direksi beserta jajaran pimpinan diseluruh anak perusahaan pabrik baja plat merah, untuk mengimplementasikan sistem manajemen anti penyuapan di lingkungan kerja.

“Saya berharap kepada seluruh yang memimpin perusahaan, atau memimpin anak perusahaan, saya garis besari, tolong
jangan membuat pelanggaran, jangan korupsi,” tegas Nana.

Sementara itu, Departemen Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ariz Dedy Arham menyambut baik upaya yang dilakukan PT KS untuk menerapkan ISO 37001 di lingkungan kerja BUMN.

“Kita menyambut baik usaha dari korporasi, terutama BUMN (PT KS) untuk membuat sistem agar mereka tidak lagi mentoleransi upaya-upaya suap, yang pasti ini untuk melindungi perusahaan,” ujarnya.

Ariz berharap, seluruh jajaran struktural di PT KS memiliki pemahaman yang sama setelah dilakukannya deklarasi. Namun, Ariz mengatakan, hal tersebut tidak menjamin perusahaan lepas dari potensi suap.

“Implementasi ini tidak menjamin sebuah perusahaan lepas dari potensi suap menyuap, makanya disana kita butuh orang untuk memastikan bahwa semua ceklis-ceklis yang ada di ISO 37001 memang berjalan, bukan hanya sebuah kelengkapan administrasi saja,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, jajaran Direksi dan Komisaris PT KS, jajaran pimpinan anak perusahaan PT KS, Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana, Kajari Cilegon, Andi Mirnawati, Dandim 0623 Cilegon, Letkol Arm Rico Ricardo Sirait, perwakilan Lanal Banten, Kepala Inspektorat Cilegon, Epud Saepudin, dan perwakilan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Zainal Mutakin

Categories
CilegonIndustri

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: