KPU Sosialisasi PKPU Pilkada 2020, Begini Perubahannya

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Memasuki tahapan kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon terus melakukan sosialisasi tahapan kepada stakeholder, partai politik (Parpol) dan unsur masyarakat.

Ada beberapa perubahan dalam tahapan pelaksanaan serta syarat pencalonan pada pemilihan walikota dan wakil walikota yang dituangkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Kali ini, KPU Cilegon sosialisasikan tahapan dan tata cara pencalonan yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat yakni PKPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan/atau walikota dan wakil walikota tahun 2020, dan PKPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau Walikota dan wakil walikota, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (16/12/2019).

Untuk tahapan penyelenggaraan pada Pilkada 2020, KPU akan mengacu PKPU Nomor 16 Tahun 2019, sedangkan untuk syarat calon dan pencalonan baik yang melalui jalur parpol maupun perseorangan, KPU akan mengacu pada PKPU Nomor 18 Tahun 2019.

“Sehingga ini penting untuk kita sampaikan kepada stakeholder kita, baik partai politik, pemilih, termasuk stakeholder pendukung lainnya. Kita harapkan output dari pada kegiatan ini, ada pemahaman dari mereka terkait perubahan di beberapa item pasal tersebut,” kata Ketua KPU Cilegon Irfan Alvi, usai sosialisasi.

Salah satu perubahan, lanjut Irfan, terdapat pada penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon dari jalur perseorangan yang awalnya dilaksanakan mulai 11 Desember 2019 – 5 Maret 2020, kini dimajukan menjadi 19 – 23 Februari 2020. Sedangkan untuk pendaftaran pasangan calon baik dari jalur parpol maupun perseorangan dilaksanakan pada 16 -18 Juni 2020.

“Kalau untuk jadwal pendaftaran calon itu dilakukan tanggal 16 sampai 18 juni, itu baik perseorangan maupun jalur partai politik bersamaan,” ujar Irfan.

Irfan juga mengatakan, untuk persyaratan calon dan pencalonan baik dari jalur parpol maupun perseorangan seluruhnya telah tertuang dalam PKPU Nomor 18 Tahun 2019. Salah satunya dijelaskan persayaratan untuk bakal calon dari jalur perseorangan pada Pilkada Cilegon 2020, dimana jumlah dukungan yang harus diserahkan yaitu sebesar 8,5 dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terakhir, atau sekitar 24.699 pernyataan dukungan yang minimal tersebar di 5 kecamatan.

Selain hal tersebut, untuk parpol juga dapat melakukan pengkajian lebih dalam syarat calon dan pencalonan sebelum memutuskan bakal calon yang akan diusung dalam Pilkada 2020 mendatang.

“Itu penting untuk kita sampaikan. Dokumen pendukungnya juga ada dilampiran tersebut (PKPU Nomor 18 Tahun 2019), sehingga mereka bisa akses atau download langsung, karena itu terbuka PKPU itu untuk semua orang,” tuturnya.

Irfan juga berpesan agar setiap parpol atau masyarakat yang memiliki keinginan untuk ikut dalam kontestasi politik pada Pilkada Cilegon 2020, untuk intens melakukan konsultasi ke KPU Cilegon pada jam dan hari kerja.

“Partai politik ataupun masyarakat yang memang punya kans untuk ikut melakukan kontestasi, agar konsultasi. KPU terbuka di hari-hari kerja jam pelayanan kita. Dalam rangka mengakomodasi semua kepentingan informasi yang memang harus kita sampaikan,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
CilegonPolitik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: