KPK Nilai Penting Bangun Integritas ASN

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai penting pendidikan dan pelatihan (Diklat) dalam membangun integritas bagi individu pemangku jabatan....

Untuk mewujudkan hal tersebut, KPK melalui Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi Integritas (Prestasi) disalah satu hotel di Jakarta Selatan.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai 15-18 Juni 2021 itu, diikuti oleh Pejabat Eselon II, Eselon III, dan Kepala UPT Syahbandar Pelabuhan Perikanan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati mengatakan para peserta dalam kegiatan tersebut adalah para pemangku kebijakan yang dinilai memiliki kerentanan dan potensi terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme KKN.

“Para peserta berdasarkan hasil pemetaan manajemen risiko korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di lingkungan KKP yang disusun oleh Komite Integritas. Hal ini diidentifikasi melalui unit kerja eselon 1 dan kegiatan di lingkungan KKP,” kata Ipi melalui siaran pers, Rabu (16/6/2021).

Ipi menuturkan, Ditjen Perikanan Tangkap KKP diketahui memiliki tugas dan fungsi strategis dalam pengelolaan produksi perikanan tangkap, pengelolaan pelabuhan perikanan, serta pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang memiliki target pencapaian penerimaan negara setiap tahunnya.

“Dalam pelaksanaan tugas misalnya, pelabuhan perikanan juga memiliki peranan penting terkait dengan pelayanan. Fungsi pelayanan ini memiliki kerentanan dan risiko untuk terjadinya pelanggaran seperti korupsi,” tuturnya.

Sehingga, lanjut Ipi, KPK menilai diklat pembangunan integritas bagi individu pemangku jabatan tersebut sangat penting sebagai pondasi awal,

“Pelatihan integritas ini ditujukan untuk menginternalisasikan nilai-nilai antikorupsi terutama bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai roda penggerak pemerintahan,” ujarnya.

Ipi juga mengatakan, Integritas menjadi bagian terpenting dalam pengembangan kompetensi ASN. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) No. 60 Tahun 2020 tentang Pembangunan Integritas Pegawai ASN sebagai upaya penting dalam pencegahan korupsi bagi ASN.

Ipi menambahkan, melalui kegiatan tersebut, KPK berharap dapat menginsersikan elemen penting dLam membangun karakter individu yang antikorupsi serta mewujudkan ASN yang berintegritas.

“Setelah kegiatan ini, para peserta pelatihan diharapkan menjadi katalisator integritas yang mampu berperan untuk meyakinkan rekan kerja dan lingkungannya tentang pentingnya perubahan dengan mewujudkan ekosistem integritas,” ujarnya.

Selain itu, Ipi berharap, peserta kegiatan tersebut dapat menjadi mediator integritas yang memiliki karakter dan pengalaman yang lebih baik dibandingkan pegawai lain, serta menjadi role model integritas yang menjadi teladan baik dalam sikap, perilaku maupun kinerja yang berintegritas.

“KPK melalui pelaksanaan tugas edukasi antikorupsi akan terus mendorong institusi pemerintah agar berperan serta aktif dalam mewujudkan individu dan institusi pemerintahan yang berintegritas, serta bebas dari korupsi,” tandasnya. (*)

Uploader: Zainal Mutakin

Categories
Nasional

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: