Ketua KPU RI Arief Budiman Dipecat, Ini Pelanggarannya

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman diberhentikan dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)....

Sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian jabatan Ketua KPU RI tersebut dibacakan oleh Ketua dan Anggota Majelis dalam sidang pembacaan putusan perkara di Ruang Sidang DKPP, pada Rabu (13/1/2021) kemarin.

Dalam pembacaan putusan itu, Arief Budiman dinyatakan terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu.

“Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras Terakhir dan Pemberhentian Dari Jabatan Ketua KPU RI kepada Teradu Arief Budiman selaku Ketua KPU RI sejak putusan ini dibacakan,” kata Ketua Majelis DKPP, Muhammad, seperti dilansir dari dkpp.go.id, Kamis (14/1/2021).

Arief Budiman diadukan ke DKPP karena mendampingi dan menemani Evi Novida Ginting Manik yang telah diberhentikan DKPP sebagai Komisioner KPU RI pada 18 Maret 2020 untuk mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta.

Ketua KPU RI periode 2017-2022 itu dinyatakan melanggar Pasal 14 huruf c juncto Pasal 15 huruf a dan d jo Pasal 19 huruf c dan e Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Selain itu, Arief juga dinyatakan telah terbukti melanggar Pasal 11 huruf a dan huruf b juncto Pasal 15 huruf a, huruf c, huruf d dan huruf f juncto Pasal 19 huruf c, huruf e dan huruf d, Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Meski dalam persidangan Arief berdalih kehadiran dirinya di PTUN Jakarta untuk memberikan dukungan moril, simpati, dan empati didasarkan pada rasa kemanusiaan, dalam kapasitasnya sebagai individu, bukan mewakili lembaga.

Serta di saat yang bersamaan, dirinya berstatus work from home (WFH). Namun dalih tersebut tidak merubah keputusan DKPP atas sanksi pemberhentiannya sebagai Ketua KPU RI.

Uploader: Zainal Mutakin

Categories
Nasional

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: