Kerusuhan Massa Pendukung Trump, Empat Orang Dilaporkan Tewas

BERITAKARYA.CO.ID -- Kekalahan Donald Trump di Pilpres Amerika Serikat memakan korban. Negara adidaya yang menjadi kiblat demokrasi itupun tercoreng....
Massa pendukung Donald Trump
Massa pendukung Donald Trump

Dilansir dari CCN Indonesia, Kepolisian Washington DC, Amerika Serikat, melaporkan empat orang tewas dalam kerusuhan di Gedung Capitol Hill pada Rabu (6/1/2021) petang waktu setempat.

Kerusuhan terjadi akibat massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu dan merusak Gedung Capitol sebagai bentuk penolakan pengukuhan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden tahun ini oleh Kongres.

“Satu wanita dewasa dan dua pria dewasa tampak menderita situasi medis darurat secara terpisah yang mengakibatkan mereka meninggal,” kata Kepala Kepolisian Washington DC, Robert Contee. Namun, Contee tak merinci detail kematian ketiga orang tersebut.

Sementara itu, seorang wanita lebih dulu dilaporkan tewas saat massa pendukung Trump menyerbu masuk Capitol. Wanita tersebut dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.

Wanita itu tewas akibat luka tembak di dada di depan gerbang Capitol. Wanita itu pernah bertugas di Angkatan Udara AS.

Massa Memaksa Masuk Ruang Sidang

Massa pendukung Donald Trump
Massa pendukung Donald Trump/Foto Repro AFP/NET

Dikutip dari AFP, wanita itu bernama Ashli Babbit dan telah pensiun dari Angkatan Udara selama 14 tahun. Ia disebut sangat mendukung Trump.

Selain para pemrotes, sejumlah petugas kepolisian juga ikut terluka akibat kerusuhan tersebut. CNN melaporkan satu anggota polisi dikabarkan mengalami luka cukup serius hingga harus dibawa ke rumah sakit.

Petugas pemadam kebakaran dan layanan darurat DC turut mengangkut banyak orang ke rumah sakit daerah akibat cedera hingga serangan jantung dari sekitar Gedung Capitol.

Petugas medis juga merawat beberapa orang yang mengalami patah tulang setelah jatuh dari pagar pembatas di bagian depan barat Gedung Capitol.

Kerusuhan bermula ketika ribuan pendukung Donald Trump melakukan demonstrasi di depan Gedung Capitol ketika Kongres tengah melakukan proses pengesahan kemenangan Biden dalam Pilpres AS.

Para pendukung Trump terus berupaya masuk hingga menggedor-gedor pintu masuk ruang sidang yang dikunci. Petugas keamanan Kongres dilaporkan menembakkan gas air mata untuk memaksa para pendukung Trump keluar dari Gedung Kongres.

Situasi yang mencekam itu membuat Kongres memutuskan melakukan reses sidang pengesahan hasil pilpres. Namun kini penghitungan suara telah dilanjutkan.

Uploader: Iffan Gondrong

Categories
Dunia

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: