Kedapatan Bawa 2 Bungkus Sabu, Dua Wanita Ditangkap Polisi

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cilegon amankan dua wanita yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu....

Kedua wanita tersebut yakni LR (22) dan H (33) warga Tapos, Kecamatan Cinangkan, Kabupaten Serang, keduanya berhasil diamankan polisi di depan Hotel Kalyana Mitta, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Cilegon pada Rabu (23/6/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Cilegon, IPTU Shilton mengatakan, penangkapan kedua wanita tersebut berawal dari informasi masyarakat.

“Pada saat pencarian, kami menemukan perempuan tersebut dengan ciri-ciri yang telah diberikan. Setelah diperiksa dan dilakukan penggeledahan, didapati barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip yang di dalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu-sabu yang dibalut lakban warna merah yang ditemukan di dalam tas warna hitam milik LR (22),” kata IPTU Shilton kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).

IPTU Shilton mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksaan, berdasarakan keterangan dari kedua wanita tersebut, dua bungkus narkotika jenis sabu-sabu itu didapat dengan cara membeli dari pelaku S alias Y (36).

“Sebanyak 2 bungkus dengan harga Rp1.000.000, dan uang yang digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu tersebut adalah uang milik pelaku A, kemudian di lakukan pengembangan atas kasus ini terhadap S alias Y dan pelaku A (DPO),” ujarnya.

Tak berselang lama, lanjut IPTU Shilton, sekitar pukul 00.30 WIB, polisi berhasil mengamankan pelaku S alias Y di Pelabuhan Grenyang, Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Dari tangan ketiga pelaku tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto 0,63 gram, satu buah tas berwarna hitam, tiga buah handphone, serta satu unit sepeda motor.

“Anggota masih melakukan pengejaran tersangka A yang masuk daftar pencarian orang (DPO) atas kasus penjualan sabu,” ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, ketiga pelaku dipersangkakan sesuai dengan Pasal 114 (1) dan atau Pasal 112 (1) Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup.

Terpisah, Kasi Humas Polres Cilegon IPTU Sigit Dermawan, mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan tindak pidana atau kejahatan lainnya.

“Apabila menemukan peredaran narkotika atau obat daftar G (obat terlarang), segera melaporkan ke pihak kepolisian dengan layanan Call canter 110 atau kepihak kepolisian terdekat,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Hukum & Kriminal

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: