KCS Helldy Serupa dengan Program Walikota Iman

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Program Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) kembali mendapat sorotan publik....

KCS yang merupakan program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta itu dinilai sama dengan program walikota sebelumnya, Tb Iman Ariyadi.

Program Walikota Tb Iman Ariyadi dimaksud adalah program One Districk One Milion atau Satu Kecamatan Satu Miliar.

“Ini hampir mirip dengan kebijakan Pak Iman Aryiadi dulu. Ketika memimpin, beliau menggulirkan program satu miliar satu kecamatan untuk bantuan UMKM. Ini hampir mirip, hampir sama, cuma namanya saja yang berbeda. Kalau sekarang namanya KCS, bantuan 5-25 juta, kalo dulu bantuan dari Pak Walikota Iman satu miliar untuk satu kecamatan,” Kata Ketua Presidium Front Daulat Pribumi, Isbatullah Alibasja.

Bahkan, lanjut Isbat, program Iman Ariyadi lebih tertata dan sistematis, karena ada instrumen pendukung program yakni UPT Pemberdayaan Masyarakat.

Isbat menambahkan, masyarakat mulai kecewa dengan program KCS yang dijanjikan Helldy-Sanuji, lantaran harapan untuk mendapatkan sejumlah dana dengan cuma-cuma pupus.

“Kalau bentuknya pinjaman modal, itu sih udah ketinggalan jauh sama program Pak Iman,” tandasnya.

“Yang dijanjikan mungkin 7-10 ribu masyarakat yang sudah memegang KCS, tapi kemudian ternyata kemarin di launching bahwa KCS ini sifatnya pinjaman UMKM, bunganya nol persen,” katanya.

Hal itu jelas menimbulkan kekecewaan terutama mereka yang telah dijanjikan untuk dapat menerima manfaat dari KCS secara cuma-cuma.

Belum lagi pesyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat untuk mendapatkan manfaat KCS tersebut.

“Untuk mengajukan pinjaman itu walaupun nol persen bunganya tapi ada persyaratan. Misalnya si pemilik warung kecil ini harus sudah berjalan dua tahun baru dibantu,” ujarnya.

KSC Ibarat Buah Simalakama

Hal senada dikatakan Ketua Gapura Banten Husen Saidan. Ia menilai KCS sebagai salah satu program simalakama yang akan menimbulkan masalah di kepemimpinan Helldy-Sanuji.

“Kalau itu dipaksakan akan menjadi masalah kedepan untuk Pak Helldy-Sanuji. Menurut kami, ini kan suatu hal yang simalakama, mau itu di cairkan atau tidak ini jadi masalah,” katanya.

Husen meminta Helldy-Sanuji kembali me-review kembali program KCS. Menurutnya sebelum melounching program tersebut, kepala daerah harus terlebih dahulu meminta saran dan masukan dari DPRD Cilegon sebagai legislatif.

“Karena bagaimana pun menurut kami, sangat tidak mungkin KCS itu dicairkan. Karena tidak ada pembicaraan dulu atau persetujuan dulu dari dewan. Kalau pun ada persetujuan, anggarannya mencukupi atau tidak, itu yang jadi persoalan. Jadi harus melakukan review program,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: