Kapolres Cilegon Bantah Anggota Ditpolairud Tembak Anaknya

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Kabar tentang seorang berinisial T (16) anak anggota Ditpolairud Polda Banten yang tertembak senjata milik ayahnya dibantah oleh Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono...

Sebelumnya beredar kabar bahwa remaja berinisial T mengalami luka tembak di perutnya dan di larikan ke RSKM Cilegon, Rabu 9 Februari 2022.

“Tidak benar ada peristiwa anggota Polairud menembak anaknya karena permasalahan keluarga dengan senpi dinas. Itu informasi hoax,” kata Kapolres Cilegon.

Saat ditanya kondisi terakhir T, Kapolres menegaskan bahwa si anak dalam keadaan stabil setelah ditangani di RSKM.

“Alhamdulilah sang anak yang berusia 16 tahun dalam keadaan stabil pasca penanganan luka pada perut, namun belum dapat dimintai keterangan karena terinfeksi Covid-19,” tuturnya.

Ia menambahkan, dari informasi awal yang telah dikumpulkan, peristiwa itu bersifat kecelakaan.

“Tidak ada unsur kesengajaan. Itu terjadi karena ketidaktahuan T atas suatu benda temuan, dimana benda tersebut ternyata dapat menimbulkan ledakan, diidentifkasi berupa pen-gun, berbentuk seperti pulpen,” tuturnya.

Remaja 16 tahun itu tidak tahu bahwa benda yang mirip pulpen adalah pen gun.
Si anak mengira senjata api itu adalah pulpen dan memainkannya.

“Kemudian ketika benda itu dimainkan ternyata terjadi ledakan dari benda tersebut,” kata Kapolres.

Saat ini, lanjutnya, Polres Cilegon sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

“Kami mendalami informasi, ternyata benda tersebut sebelumnya ditemukan ayahnya yang bertugas di Pelabuhan Merak. Karena karena bentuknya seperti pulpen kemudian oleh ayahnya dibawa pulang ditaruh diatas lemari es,” pungkasnya.

Penulis : Crist

Editor : Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: