Kacau! Pengusaha Buang Sampah di Eks Galian

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Lahan bekas galian C di belakang SPBU Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, jadi tempat pembuangan sampah ilegal. ...
Sampah menumpuk di bekas galian
KOTOR: Sampah menumpuk di bekas galian

Hal itu dikeluhkan warga yang mulai terganggu dengan tumpukan sampah bercampur air di bekas galian C tersebut yang menimbulkan aroma busuk di lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktifitas pembuangan sampah ke galian C itu telah berlangsung selama 10 hari, dimana diketahui, dalam 1 hari terdapat 3 mobil yang membuang sampah ke lokasi tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Parmin menyebutkan, aktifitas pembuangan sampah ke lahan bekas galian C itu sudah berlangsung cukup lama.

“Pokoknya sejak jalan deket SPBU itu di portal, jadi buangnya ke galian itu, tadinya mah buangnya itu di belakang hotel,” ucap pekerja pencetak bata kepada BeritaKarya.co.id, Selasa (8/6/2021).

Ia mengaku hal tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri baginya. Pasalnya, tempat yang seperti danau buatan tersebut biasa dimanfaatkan olehnya untuk memancing ikan.

“Oh ya jelas terganggu, saya suka mancing di sini. Sekarang (sampahnya) numpuknya di pojok sana, nanti lama kelamaan kan bisa jadi meluas,” ucapnya.

Parmin juga mengungkapkan aktifitas pembuangan sampah ilegal tersebut diangkut menggunakan sejumlah kendaraan roda empat.

“Saya sih gak tau pastinya berapa, biasanya mobil L300 gitu. Tadi juga ada polisi yang ke sini, terus ada orang dari kecamatan juga kayanya,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, pemilik lahan Erik Airlangga Al-Ghozali mengaku telah memanggil pelaku pembuang sampah di lahan galian C untuk membersihkan kembali.

“Saya sudah panggil pengusaha yang melakukan itu. Karena memang saya tidak ada yang namanya mengijinkan atau apa pun itu. Hari ini harus dibersihkan,” kata Anggota DPRD Cilegon itu.

Erik menambahkan, dirinya juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk memfasilitasi warga yang merasa terganggu dengan aktifitas pembuangan sampah ilegal tersebut.

“Kalau ada warga yang keberatan minta kompensasi monggo, ini pengusahanya, saya hadapkan langsung dengan warga, silakan berkomunikasi,” ujarnya.

Erik juga menyampaikan pelaku yang membuang sampah di lahan miliknya tanpa izin tersebut adalah pengusaha yang memungut sampah di Perumahan Cilegon Hill dan beberapa perumahan lainnya.

“Informasinya oknum pengusaha dari perumahan Cilegon Hill yang membuang ke situ. Kata sopirnya ada izin, tapi ketika ditelusuri tidak ada, kita tidak memberikan izin atau rekomendasi apapun,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, tumpukan sampah di bekas galian C tersebut masih menumpuk dan belum dibersihkan.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: