Isro Jenguk Nenek Sebatang Kara Pengidap Kanker Tiroid

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Ketua DPRD Cilegon Isro Mi'raj, jenguk Daryunah (73) penderita kanker tiroid (kelenjar tiroid) yang menyebabkan benjolan di leher....

Nenek berusia 73 tahun yang tinggal sebatang kara di Lingkungan Medaksa Sebrang Rt 05/Rw 05, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak itu, diketahui telah mengidap penyakit tersebut sejak Desember 2020 lalu.

Mengetahui kondisi tersebut, Isro berinisiatif untuk mengunjungi dan melihat kondisi Daryunah secara langsung.

“Banyak masyarakat juga ternyata di Cilegon yang butuh bantuan,” kata Isro saat mengunjungi kediaman Daryunah, Jumat (28/5/2021).

Selain memberikan bantuan berupa sembako, Politis Partai Golkar itu juga memberikan bantuan untuk biaya pengobatan Daryunah.

“Hari Senin Insya Allah akan dilakukan operasi, semoga diberikan kesembuhan, dan setelah operasi akan kita tempatkan di Rumah (Singgah) Dinsos, biar ada 24 jam yang ngurusin karena beliau sebatang kara,” ujarnya.

Isro yang saat itu juga langsung menghubungi Kepala Dinsos Cilegon Ahmad Jubaedi melalui telepon genggamnya, meminta agar pemerintah segera memberikan bantuan sebelum dan sesudah operasi kanker yang diderita Daryunah.

“Kadis (Dinsos Cilegon) sudah saya telepon, beliau akan memback up semuanya,” tuturnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Cilegon itu berharap, seluruh stakeholder yang ada dapat membantu untuk meringankan kebutuhan pengobatan nenek yang hidup sebatang kara itu.

“Jadi kita jangan menyalahkan siapa-siapa, ketika ada (masyarakat yang butuh bantuan) begini, yuk kita sama-sama. Terus juga saya mohon dengan hormat, ASDP sebagai salah satu BUMN di Cilegon, yang ibu Daryunah ini tinggalnya disamping pagernya, kita pantau sama-sama,” ujar Isro.

Di tempat yang sama, Ketua Rt 05/Rw 05, Lingkungan Medaksa Seberang, Uning Wijaya menuturkan, dirinya bersama warga sekitar telah berupaya untuk membantu pengobatan penyakit yang diderita Daryunah.

“Awalnya kan saya hanya menggalang swadaya masyarakat saja sesuai kemampuan. Tapi banyak keterbatasannya karena masyarakat disini kan menengah kebawah. Alhamdulillah ada Karang Taruna disini, yang membantu,” ucapnya.

Uning berharap, seluruh pihak dapat memberikan bantuan dan meringankan penderitaan nenek yang sudah tinggal sebatang kara di lingkungan tersebut sejak 25 tahun lalu.

“Saya mengharapkan yang sakit segera ditangani dan jadi sembuh seperti semula lagi dan kembali lagi ke Medaksa,” tuturnya.

Sementara itu, Eka Kartika yang telah mendampingi Daryunah sejak 5 bulan lalu itu mengatakan, kanker tiroid yang diderita wanita yang berprofesi sebagai tukang urut itu diketahui pada akhir tahun 2020 lalu.

“Ibu Daryunah ini sudah saya dampingi sejak Desember 2020, itu ketika warga pertama kali melihat Ibu Daryunah berusaha untuk melukai dirinya sendiri dengan silet mau dibelek sendiri, dari situ saya terketuk untuk mendampingi,” katanya.

Eka yang juga merupakan Anggota Karang Taruna Kecamatan Pulomerak itu menuturkan, pernah membawa Daryunah yang sudah kesulitan berbicara untuk diperiksa dan dirawat di RSUD Cilegon.

“Jadi baru ketahuan di diagnosa ada tumor tiroid itu Januari kemarin. Dari situ kita coba untuk menggalang dana semampu kita untuk membantu biaya operasi Ibu Daryunah,” ujarnya.

Eka yang didampingi Ketua Karang Taruna Kelurahan Tamansari Aswari dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulomerak Deni Hidayat, berharap pemerintah beserta stakeholder di sekitar lingkungan tempat tinggalnya dapat membantu kebutuhan penyembuhan nenek yang tinggal sendiri di kontrakan kecil itu.

“Alhamdulillah, hari ini Bapak (Ketua) Dewan datang. Insya Allah hari Senin besok akan kita bawa ke RS Hermina Tangerang untuk menjalani operasi. Semoga semua pihak dapat membantu karena ada kekurangan dana yang diluar tanggungan BPJS,” katanya.

“Kami juga berharap Pemkot Cilegon dapat membantu baik sebelum atau sesudah operasi Ibu Daryunah,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: