Isbat: Pasukan Tubagus Angke Bergerak ke Jayakarta

BERITAKARYA.ID, CILEGON - Mempedomani perjuangan masa lalu, elemen masyarakat Cilegon yang mengatasnamakan Pasukan Tubagus Angke akan bertolak ke Jayakarta atau Jakarta, Kamis 7 Juli 2022 pekan depan...
Isbatullah Alibasja
Isbatullah Alibasja/Dok beritakarya.co.id

Masyarakat Cilegon yang mengatasnamakan Pasukan Tubagus Angke itu akan menggelar aksi damai di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta dan menyuarakan berbagai persoalan terkait dengan PT KS atau KRAS.

Untuk diketahui, Pangeran Tubagus Angke yang kelak bergelar Pengeran Jayakarta II merupakan putra Pangeran Panjunan cucu Syekh Datuk Kahfi yang menikah dengan Ratu Ayu Pembayun Fatimah putri Fatahillah atau Pangeran Jayakarta dan Ratu Winahon putri Sunan Gunung Djati.

Tubagus Angke yang menggantikan Fatahillah sebagai Adipati Jayakarta/Jakarta dengan gelar Pengeran Jayakarta II.

“Insyaallah kita akan bergerak ke Jayakarta, Kamis depan Tanggal 7 Juli 2022, lokasi yang kita tuju adalah Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta. Kita akan melaksanakan aksi damai di sana,” kata aktivis Cilegon Isbatullah Alibasja, Minggu 3 Juli 2022.

Dia mengatakan akan menyampaikan pesan kepada seluruh pemegang saham KRAS tentang adanya kebijakan manajemen KRAS yang diduga melanggar prinsip Good Corporate Governance.

“Ada banyak kasus yang membelit Emiten KRAS, seperti kasus penggusuran pedagang kecil sepanjang jalur KBS-KWT. Ada korban pensiunan yang kena tipu program SIJAKA Primkokas, yang sekarang kasusnya ada di Polda Banten, ada dugaan kasus korupsi penyewaan fasilitas Cooking Coal Plant, yang laporannya sudah masuk Polres Ciilegon, ada dugaan monopoli usaha Group KRAS yang “membunuh” pengusaha lokal dan swasta, dan banyak hal lainnya,” terang Isbat.

Dia berharap dengan menyampaikan pesan damai di depan Gedung Bursa Efek, para pemegang saham KRAS akan aware tentang kondisi internal dan kondisi eksternal (environment) KRAS.

“Kita berharap apa yang kita lakukan akan menjadi semacam enlightment atau pencerahan bagi para investor, lender, kreditor, dan pemegang saham dan wabil khusus untuk Menteri BUMN, Erick Tohir,” imbuhnya.

Ketika ditanya tentang tuntutan yang akan disampaikan, Isbat menegaskan bahwa tuntutan mereka hanya satu.

“Tuntutan kita jelas dan tegas: pecat Silmi Karim sebagai Dirut KRAS sekarang juga,” pungkasnya.***

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: