Iman Bebas, Keluarga Minta Warga Tak Perlu Menjemput

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON – Keluarga besar Tubagus Iman Ariyadi pastikan tidak akan mengadakan agenda khusus untuk menyambut kebebasan mantan Walikota Cilegon tersebut.

Mantan Walikota Cilegon dua periode tersebut akan menghirup udara bebas pada Kamis, 23 September 2021 mendatang.

Ratu Ati Marliati menyampaikan, jelang kebebasan tersebut, pihaknya tidak akan mengadakan agenda khusus untuk menjemput adik kandungnya itu.

“Jadi saya pastikan kepada teman-teman media, tidak ada satu agenda khusus dalam penjemputan Pak Tubagus Iman Ariyadi,” kata Ratu Ati dalam konferensi pers di Yayasan Al-Islah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Senin (20/9/2021).

Ketua DPD II Golkar Cilegon itu menyampaikan, ditengah pandemi Covid-19, keluarga besarnya akan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang telah diterapkan untuk menjemput Tb Iman Ariyadi.

Ratu Ati menyebutkan, tidak semua keluarga besarnya akan ikut menjemput, termasuk ibunda Tb Iman Ariyadi, Sumarliyah Aat Syafa’at yang akan menunggu di rumah.

“Saya dan keluarga besar, mungkin hanya ada beberapa. Mungkin keluarga besar juga diwakili oleh saya dan adik-adik saya, termasuk orang tua, ibu pun tidak ikut menjemput,” ujarnya.

Selain keluarga besar, lanjut Ratu Ati, beberapa perwakilan Pengurus DPD II Golkar Cilegon juga akan turut serta menjemput Tb Iman Ariyadi.

“Karena beliau juga tokoh di Golkar Kota Cilegon, mungkin juga nanti ada perwakilan dari Golkar untuk bisa menjemput, jadi tidak ada acara khusus iring-iringan,” tuturnya.

Meski banyak masyarakat yang menghubungi keluarga besar untuk turut serta menjemput mantan Walikota Cilegon dua periode tersebut, Ratu Ati secara tegas melarang.

Hal itu lantaran keluarga besarnya tidak menginginkan terjadi hal yang melanggar selama pengetatan aturan prokes pada masa pandemi Covid19.

“Ini yang saya titip. Kehadiran Pak Iman mungkin ditunggu, tetapi saya minta kepada masyarakat, tidak ada pengerahan massa, kita pastikan tidak ada,” imbuhnya.

“Mudah-mudahan kembalinya pak iman nanti, tidak ada satu problem yang akan menjadi persoalan baru dengan kondisi cintanya masyarakat cilegon kepada Pak Iman,” kata dia.

“Sehingga saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Cilegon yang memang rindu ingin bertemu Pak Iman, mungkin akan kita berikan kesempatan setelah beliau ada di rumah, tapi secara bergilir dan tetap menerapkan prokes,” ujarnya.

Ratu Ati juga mengatakan, setelah kebebasannya, Tb Iman Ariyadi terlebih dahulu akan berziarah ke makam ayahandanya Tubagus Aat Syafa’at di komplek Masjid Baitul Islah.

“Beliau minta kepada saya, nanti begitu dari Serang, beliau akan mampir ke Masjid Baitul Islah, kemudian ziarah ke makam Bapak Tubagus Aat Syafaat, lalu ke rumah orang tua untuk bertemu Ibu, kemudian baru pulang ke rumahnya,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mutakin