HMI dan IMC Desak Kejari Ungkap Pemberi Suap Kadishub Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Mahasiswa mendesak Kejari Cilegon untuk segera mengungkap pihak ketiga pemberi suap Kepala Dinas Perhubungan Cilegon, Uteng Dedi Apendi yang sudah ditahan....
Kolase Rikil Amri, Heritanto
Kolase Rikil Amri, Heritanto

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) Hariyanto mengatakan, seharusnya penetapan tersangka oleh Kejari atas Kadishub sebagai penerima suap dibarengi dengan penetapan tersangka terhadap pihak pemberi suap.

“Kami rasa Kadishub tidak mungkin melakukannya sendiri. Dimana ada penerima pasti ada yang memberi,” katanya kepada Redaksi BeritaKarya.co.id, Sabtu (21/8/2021).

Berkaca pada kasus-kasus yang serupa, lanjut dia, biasanya penegak hukum menyebutkan pihak pemberi suap, bukan hanya penerimanya saja. Oleh karena itu, ia meminta kepada Kejari segera mengungkap dan menetapkan pemberi suap sebagai tersangka juga.

“Sepengetahuan saya biasanya satu paket. Karena jelas pemberi suap menurut Pasal 5 Ayat (1) huruf atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menjadi tersangka,” ujar mahasiswa hukum di salah satu perguruan tinggi di Banten tersebut.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum HMI Cabang Cilegon, Rikil Amri. Ia juga mendesak agar Kejari secepatnya mengungkap pemberi suap. Ia bahkan menduga dalam penetapan tersangka atas kasus suap tersebut terdapat kejanggalan.

“Kenapa hanya Kadishub saja yang ditetapkan sebagai tersangka tetapi pihak pemberi suap belum ditetapkan. Kalau katanya sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebagai saksi kami menghormati itu, tapi berharap batas waktu penetapannya jangan terlalu lama,” ucapnya.

Rikil menilai Kejari terlalu banyak alasan. Pasalnya, sejak pernyataan Kejari pada HUT Adhyaksa pada 22 Juli 2021 lalu, bahwa ada OPD yang tersandung kasus korupsi, pihaknya turut mengawal.

“Katanya waktu itu butuh waktu 1-2 pekan tapi kenyataannya lebih dari waktu yang dijanjikan. Terus katanya demi menjaga kondusifitas dimasa PPKM, tapi nyatanya saat penetapan tersangka juga dimasa PPKM,” ujarnya.

Rikil berharap, selain mengungkap pemberi suap, pihaknya juga meminta Kejari mengungkap secara tuntas atas kasus suap tersebut.

“Segera ungkap siapa saja yang menerima aliran dana suap dan pemberi suap. Dan dalam pengungkapannya juga harus dilakukan dengan transparan agar tidak terjadi yang namanya kongkalikong,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Editor: Iffan Gondrong

Categories
Hukum & Kriminal

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: