Hasil Sweb Berubah dengan Cepat, Publik Bingung Harus Percaya yang Mana

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Hasil swab terhadap calon Walikota Cilegon yang berubah-ubah memantik reaksi publik Kota Baja dan nasional....

Umumnya warga mempertanyakan hasil sweb yang berubah dalam hitungan jam tersebut. Sierra Nasution, salah seorang warga yang mengikuti berita terkait isu positif Covid-19 terhadap Ratu Ati mengaku heran seheran-herannya.

“Teorinya begini, kalau viral load kurang sehingga terdeteksi hasil negatif, tidak mungkin positif di tengah-tengah. Pasti pada hasil negatif saat ini akan menunjukkan tambah positif karena viral loadnya nambah sesuai hari inkubasi,” kata dia.

Dan kalau mau adu-aduaan teori viral load harusnya kronologi hasil adalah negatif – positif – positif – positif – bisa jadi negatif (setelah diobati dan setelah 2 minggu, red).

“Gak ada ceritanya positif ke negatif selang kurang dari 24 jam dengan metode PCR, kecuali salah sampel,” ujarnya.

Untuk diketahui, viral load adalah jumlah virus yang berada dalam tubuh. Dia semakin banyak seiring hari inkubasi karena virus memperbanyak diri di dalam tubuh.

“Simpelnya begini, viral load jumlah virus hari Senin 10, Selasa 100, Rabu 1000. Harusnya kalau Senin positif, Selasa makin positif. Jadi aneh kalau Senin positif Selasa kok negatif,” tuturnya.

Padahal yang negatif kan dari dua rumah sakit, 1 rujukan KPU (lab yang sama dengan yg dicek hari Senin, red), yang 1 malah RS independen berskala Internasional. Aneh kan ya,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekjen Relawan Kompas, Mulyadi Sanusi mengatakan, jika menurut keterangan dari pihak IDI bahwa hasil swab bisa berubah dengan cepat, lalu bagaimana pertanggungjawaban hasil swab yang selama ini sudah dilakukan di Indonesia.

“Ribuan hasil swab yang sudah ada selama ini gimana posisinya, jika memang hasil swab itu bisa berubah dengan cepat dari negatif ke positif atau sebaliknya,” kata dia.

Ia menambahkan, selama ini rakyat Indonesia sudah mengamini bahwa hasil swab itu menjadi pijakan dasar seseorang positif atau negatif.

“Nah, keterangan pihak IDI yang menyebut hasil swab itu bisa berubah dengan cepat tentu menjadi masalah. Lalu, kita ini mau percaya sama hasil yang mana kalau begini jadinya,” tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Ketua IDI Banten, Budi Suhendra mengatakan, terkait hasil tes swab bisa menjadi negatif menjadi positif dalam waktu dekat.

“Hasil pemeriksaan positif berubah jadi negatif atau sebaliknya, itu bisa terjadi meski dalam waktu yang dekat. Semua punya makna, jadi kita bisa lakukan analisis kedokteran,” ujarnya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: