Jalan Dibiarkan Rusak, Satlantas Polres Cilegon Akhirnya Turun Tangan

BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Ruas jalan nasional yang rusak di Kota Cilegon sudah lama dibiarkan rusak. Korban kecelakaan yang bahkan menimbulkan korban jiwa sudah kerap terjadi. Namun sepertinya, nyawa yang...
Anggota Satlantas Polres Cilegon tengah menguruk ruas jalan provinsi yang rusak. Kamis (19/1/2017) lalu/beritakartya.co.id

BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Ruas jalan nasional yang rusak di Kota Cilegon sudah lama dibiarkan rusak. Korban kecelakaan yang bahkan menimbulkan korban jiwa sudah kerap terjadi.

Namun sepertinya, nyawa yang melayang itu belum cukup untuk membuat pihak yang paling bertanggung jawab sadar dan membuka mata. Jalan nasional yang merupakan kewajiban pemerintah melalui Pemprov Banten itu kini dibiarkan rusak.

Jika Anda melintas di jalan protocol Cilegon yang merupakan jalan nasional itu, ada banyak sekali rintangannya. Ada banyak titik yang berlubang. Ada banyak lokasi yang mengkhawatirkan.

Tetapi tetap saja, hal itu seolah dibiarkan. Entah berapa lagi korban yang harus jatuh untuk membuka mata dan telingan pihak yang punya kewenangan memperbaiki jalan rusak tersebut.

Namun ternyata ada yang lebih mengerti dengan kondisi jalan yang rusak itu. Adalah jajaran Satlantas Polres Cilegon yang paling mengerti itu. Mereka menguruk jalan nasional yang rusak di sejumlah titik, Kamis (19/1/2017).

Aksi terpuji Satlantas Polres Cilegon itu sejatinya menjadi tamparan bagi pihak-pihak yang berwenang. Ternyata, Satlantas Polres Cilegonlah yang paling mengerti akan hal itu. Mereka paling peduli dengan keselamatan pengguna jalan.

Tak tanggung-tanggung, titik jalan rusak yang diuruk Satlantas Polres Cilegon itu dilakukan mulai di wilayah Merak, Jalan Grogol hingga jalan protokol.

Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, kegiatan pengurukan jalan rusak itu merupakan tindaklanjut dari tidak diresponnya koordinasi Satlantas yang meminta agar jalan rusak itu segera diperbaiki. Sebab ketika dikirimi surat kepada pihak terkait justru lempar tanggungjawab.

“Kita sudah koordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum Kota Cilegon, namun menyerahkan ke Provinsi Banten. Ketika kita koordinasi dengan Provinsi Banten mereka menyerahkan ke Kementerian PU. Kita tanyakan dimana tempatnya, mereka mengaku tidak tahu,” ujar AKP Fikri seperti dilansir bantennews.co.id.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak di Kota Cilegon membahayakan bagi pengguna jalan. Sebab bisa menyebabkan kecelakaan. “Selama saya Kasat Lantas Polres Cilegon, sudah tiga kecelakaan pengendara roda dua akibat jalan rusak. Ketiganya meninggal dunia. Ketiga kecelakaan itu di antaranya di Jalan Merak, Jalan Krenceng dan Jalan Bojonegara,” paparnya.

Dia berharap pihak terkait yang mempunyai kewenangan dalam perbaikan jalan agar segera memperbaiki jalan. Sebab, dikhawatirkan akan menambah kasus kecelakaan.

“Harus menunggu berapa korban kecelakaan lagi baru jalan bisa diperbaiki. Kasian masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak Pemkot Cilegon mengaku tidak kuasa apa-apa atas kondisi jalan yang rusak itu. Sebab jalan tersebut bukan kewenangan Pemkot Cilegon.

“Jalan itu jalan provinsi. Kalau kita yang memperbaiki pasti bermasalah dan disalahkan. Kalau itu jalan milik Kota Cilegon, jangan nunggu besok, hari ini akan saya perbaiki,” kata Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Iman tidak tinggal diam. Dia meminta agar Kepala Dinas PU Kota Cilegon, Nana Sumarna segera berkoordinasi dengan Pemprov Banten terkait hal itu.

“Ini jelas merugikan rakyat khususnya warga Cilegon. Dan kami (Pemkot Cilegon) menjadi sasaran kemarahan dan kekecewaan warga. Ini jelas tidak fair,” tegasnya.

Editor : Irfan Luthfi Arief

Categories
CilegonIndex

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: