Guru Honorer Ngadu Ke DPRD Cilegon, Tuntut Kenaikan Status

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru dan Tenaga Honorer (FKGTH) Cilegon datangi Gedung DPRD Cilegon, Senin (23/8/2021)....

Kedatangan guru honorer SD dan SMP tersebut, untuk mengadu kepada wakil rakyat terkait dengan nasib ratusan guru yang tergabung di FKGTH Cilegon.

Tenaga pengajar honorer itu datang dengan membawa karton bertuliskan sejumlah tuntutan dan keluhan mereka yang hingga saat ini masih berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

“TKK harga mati. Walikota baru, status baru. Kerja maksimal, gaji minimal,” bunyi tuntutan guru honorer itu.

Ketua FKGTH Cilegon Somy Wirardi mengatakan, mereka akan mengadukan nasibnya sebagai guru honorer dalam dengar pendapat (hearing) langsung dengan Ketua DPRD Cilegon Isro Miraj.

Hal itu, kata Somy, agar pihak legislatif mendorong kepala daerah untuk menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang kenaikan status guru honorer menjadi Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

“Di mana Surat Keputusan dari Perwal tersebut berguna untuk mengikuti program sertifikasi pusat, mengambil APBN Pusat,” katanya.

Somy menyebutkan, sekitar 800 guru honorer yang tergabung di FKGTH Cilegon yang telah mengabdi selama 20 tahun tersebut sudah saatnya berganti status menjadi TKK.

“Harapannya melalui hearing ini legislatif dapat mengetuk hati Walikota agar dapat bersinergi dan agar terwujud SK tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq
Editor: Zainal Mutakin

Categories
Pendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: