Gugatan Dana Hibah Berkali-kali, Agus: Nebis in Idem

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Minggu (8/11)2020) kembali beredar gugatan perkara dana hibah dan bansos ke Pengadilan Negeri Serang....

Dalam urat gugatan yang beredar tertera nama Ahmad Munji sebagai penggugat. Sedikitnya ada 10 tergugat yang disebutkan Munji dalam gugatan tertanggal 3 November itu.

Salah satu tergugat adalah Ratu Ati Marliati. Kuasa Hukum Ratu Ati Marliati, Agus Rahmat kepada wartawan mengatakan, substansi gugatan yang dilayangkan sama dengan gugatan sebelumnya.

“Itu gugatan ne bis in idem. Melakukan gugatan dengan pokok perkara yang telah diajukan sebelumnya ke pengadilan,” kata Agus, Minggu (8/11/2020).

Gugatan itu, lanjutnya, sudah pasti akan dihadapi, meskipun itu namun akan ditolak. “Karenasudah ada gugatan sebelumnya dengan pokok materi yang sama,” ujarnya.

Agus juga menilai bahwa laporan itu bernuansa polittis, terlebih yang melaporkan diduga tim sukses atau pendukung salah satu pasangan calon.

“Kita semua tahulah ini arahnya kemana. Ini sangat politis tentu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, secara umum pengertian ne bis in idem adalah asas hukum yang melarang seseorang diadili lebih dari satu kali atas satu perbuatan kalau sudah ada keputusan yang menghukum atau membebaskannya.

Baca : https://beritakarya.co.id/gugatan-kholid-soal-dana-hibah-gugur/

Asas ne bis in idem ini berlaku secara umum untuk semua ranah hukum.

Laporan pertama terkait dana hibah bansos sebelumnya telah digugurkan oleh pengadilan.

Zainal Mutakin

Categories
Hukum & Kriminal

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: