Galau, PAN Cilegon Diantara Dua Pilihan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Jelang perhelatan Pilkada serentak 2020, Partai Amanat Nasional (PAN) nampaknya tengah dilanda kegalauan politik....

Pasalnya, PAN yang secara resmi telah mengusung Iye Iman Rohiman sebagai bakal calon Walikota Cilegon dihadapkan dengan dua pilihan sosok pendamping Iye, antara Awab atau Reno Yanuar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui PAN telah sepakat berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat (PD).

Namun secara resmi baru DPW PPP Banten yang mengusulkan nama Awab untuk menjadi pendamping Iye sebagai calon wakil walikota di Pilkada Cilegon.

Diantara PPP dan Demokrat, hadir PDIP mengajukan koalisi dengan menyodorkan Reno Yanuar jadi calon pendamping Iye sebagai syarat koalisi.

PDIP dengan 4 kursi di DPRD Kota Cilegon, sudah cukup untuk membawa PAN yang memiliki 4 kursi legislatif, menuju panggung Pilkada Kota Cilegon.

Begitu pula dengan PPP dan Partai Demokrat, masing-masing partai ini memiliki 2 kursi di DPRD Kota Cilegon.

Bendahara Tim Pemenangan Pilkada DPW PAN Banten, Dede Rohana mengatakan, PAN tengah membahas dua sosok tersebut. Saat ini, pembahasan akan dibawa ke tingkat DPP.

“Besok (Jumat, 26 Juni 2020, red) kami dipanggil DPP PAN untuk membahas kontstalasi Pilkada di 4 kabupaten/kota di Banten. Salah satunya membahas Pilkada Kota Cilegon,” tuturnya, Kamis (25/6/2020).

Dimana untuk Cilegon, lanjut Dede Rohana, partainya tengah mempertimbangkan dua nama, yakni Reno dan Awab.

Dede mengungkapkan, PAN memiliki harapan untuk dapat merangkul PDIP, PPP, dan Demokrat sebagai kekuatan politik pada Pilkada Cilegon khususnya.

Namun, PDIP mengusulkan nama berbeda sebagai pendamping Iye, sehingga hal tersebut perlu dibahas dan dipelajari lebih lanjut.

“Titik temunya kan di sosok wakil, inilah yang kami bahas. Pada dasarnya kami ingin merangkul tiga partai ini. Makanya perlu dicari titik temunya,” ungkapnya.

Dede juga mengatakan, PDIP telah melayangkan MoU koalisi dengan PAN. Namun karena salah satu syaratnya menjadikan Reno sebagai calon wakil walikota, PAN belum menandatangani MoU tersebut.

“Ini kan perlu kami pelajari dulu, pembahasan akan dibawa ke tingkat pusat. Pada akhirnya DPP yang akan memutuskan,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPC PDIP Kota Cilegon, Tubagus Amri Wardhana, mengatakan komunikasi antara partainya dengan PAN telah dibangun secara intens.

Berbeda dengan Dede, Amri mengaku jika koalisi antar kedua partai sudah terjalin.

“Kedua partai kan sudah tanda tangan, dilengkapi cap partai. Bukannya itu sudah resmi,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu jawaban dari DPP PAN terkait usulan nama Reno Yanuar sebagai bakal calon wakil wali kota mendampingi Iye.

“Jika sepakat, maka kami siap berkoalisi untuk pilkada Kota Cilegon 2020,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: