Fraksi PAN Soroti Fasilitas di RSUD Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Cilegon soroti fasilitas di RSUD Cilegon....

Ketua Fraksi PAN Edison Sitorus dan Wakil Ketua Fraksi PAN Anugerah Chaerullah tinjau sejumlah fasilitas RSUD Cilegon, untuk melihat secara langsung kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga ruang isolasi Covid-19, Senin (24/8/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Edison menilai beberapa kondisi fisik RSUD Cilegon masih kurang terawat.

“Saya lihat keramik sudah pecah-pecah. Kaya kurang terawat, atau memang keramiknya kurang bagus. Cat kusam, kabel engga rapih, ada CT Scan juga yang rusak,” katanya.

Agar layanan kesehatan kepada masyarakat berjalan maksimal, kata Edison, hal tersebut perlu segera dibenahi oleh manajemen dan pemerintah.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Cilegon itu mengaku, siap membantu dengan menambahkan anggaran RSUD hingga 20 persen dari anggaran yang telah tersedia.

“Tapi layanan ke masyarakat harus ditingkatkan juga. Karena banyak keluhan juga dari masyarakat,” ujarnya.

Selain meninjau langsung kondisi RSUD Cilegon, kunjungan itu juga untuk menyerap aspirasi dari manajemen RSUD Cilegon terkait sejumlah hal yang dianggap masih kurang dan membutuhkan dukungan legislatif.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Fraksi PAN Anugerah Chaerullah menjelaskan, setelah mengetahui persoalan di RSUD, pihaknya akan membahas hal tersebut di legislatif.

Bahkan, lanjut Anugerah, persoalan di RSUD Cilegon tersebut akan menjadi bahan pembahasan di rapat Rencana Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022.

“Dengan seperti ini, pembahasan yang akan dilakukan lebih objektif, sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Kota Cilegon Ujang Iing menuturkan, dengan kunjungan tersebut, legislatif dapat mengetahui secara langsung persoalan yang sedang dihadapi rumah sakit.

“Dewan sudah melihat kekurangan kita. Tadi sudah dibahas soal fisik dan juga nakes kita,” ujarnya.

Ujang juga mengatakan, selain kondisi infrastruktur yang perlu mendapatkan perhatian, tenaga kesehatan (Nakes) juga perlu ada penambahan.

Pasalnya, pendaftaran relawan Nakes yang diadakan RSUD waktu itu banyak yang mengundurkan diri.

“Nakes juga minta ekstra puding, karena kemarin butuh 33 orang tapi yang keterima hanya 15 orang,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: